Google AI Mode Makin Pintar Cari Tiket Pesawat, Kini Bisa Pantau Harga Sampai Booking Hotel
Kalau selama ini cari tiket pesawat murah terasa seperti pekerjaan rumah buka banyak tab, bandingkan harga, cek tanggal, lalu balik lagi beberapa jam kemudian Google sekarang ingin membuat semuanya jauh lebih simpel.
Melalui pembaruan terbaru Google AI Mode, pencarian perjalanan kini bukan cuma soal mencari informasi. AI Mode mulai berubah menjadi semacam asisten perjalanan pribadi yang bisa membantu memantau harga tiket, menghitung kebutuhan miles atau points, hingga membantu proses pemesanan hotel.
Google mengumumkan tiga fitur baru untuk AI Mode pada 27 Agustus 2026. Fokusnya jelas: membuat proses merencanakan perjalanan menjadi lebih praktis dari awal sampai tahap booking.
Bisa Minta Google Memantau Harga Tiket Pesawat
Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan melacak harga penerbangan langsung dari AI Mode.
Cara menggunakannya juga dibuat sesederhana ngobrol dengan AI.
Misalnya kamu bisa mengatakan:
“Saya mau pergi dari Jakarta ke Tokyo bulan November. Cari penerbangan yang murah.”
AI Mode kemudian akan menampilkan berbagai pilihan penerbangan beserta harga terbaru. Google mengatakan data tersebut berasal dari lebih dari 300 maskapai dan situs perjalanan yang menjadi partner Google Flights.
Nah, kalau belum mau langsung membeli tiket, kamu cukup meminta:
“Track these flight prices for me.”
Setelah rute, tanggal, dan filter dikonfirmasi, AI Mode akan memantau perubahan harga dan mengirimkan notifikasi melalui email ketika harga berubah.
Artinya, kamu tidak perlu bolak-balik membuka Google Flights hanya untuk mengecek apakah harga tiket sudah turun.
Fitur pelacakan harga ini sekarang tersedia di lebih dari 180 negara dan wilayah.
Cocok Buat yang Takut Beli Tiket Terlalu Cepat
Fitur ini mungkin terlihat sederhana, tetapi justru bisa sangat berguna.
Masalah klasik ketika membeli tiket pesawat adalah dilema:
“Beli sekarang atau tunggu harga turun?”
Kalau beli terlalu cepat, takut beberapa hari kemudian harganya turun. Kalau menunggu terlalu lama, malah bisa semakin mahal.
Dengan price tracking di AI Mode, kamu bisa memilih untuk menunggu sambil tetap mendapatkan informasi ketika harga berubah.
Jadi, AI Mode bukan cuma membantu menemukan tiket. Ia juga membantu kamu mengawasi peluang harga yang lebih menarik.
Tetap saja, harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu dan harga yang muncul saat pencarian belum tentu sama ketika proses booking dilakukan.
Sekarang Bisa Cek Harga Pakai Miles atau Points
Buat kamu yang sering mengumpulkan miles atau points dari kartu kredit, maskapai, maupun program loyalitas hotel, ada fitur menarik lainnya.
AI Mode kini bisa menampilkan harga penerbangan dan hotel dalam bentuk points atau miles, bukan hanya harga uang.
Misalnya kamu bisa meminta:
“Saya mau terbang dari Atlanta ke Miami menggunakan AA miles. Cari penerbangan nonstop untuk 9–12 Oktober.”
AI Mode kemudian dapat menunjukkan berapa miles yang dibutuhkan berdasarkan data terbaru dari partner terkait.
Saat peluncuran, dukungan tersebut mencakup beberapa partner seperti Alaska Airlines/Hawaiian Airlines, American Airlines, Choice Hotels International, Hilton, dan Wyndham Hotels & Resorts.
Google juga menyebut dukungan untuk beberapa partner lain seperti Accor, Flying Blue, Hyatt, LATAM Airlines, dan Lufthansa Group akan menyusul.
Ini menarik karena pengguna tidak perlu menghitung sendiri apakah lebih menguntungkan membayar tiket dengan uang atau menggunakan miles.
Booking Hotel Juga Mulai Masuk ke AI Mode
Google tidak berhenti di penerbangan.
AI Mode kini juga mulai membantu proses pemesanan hotel.
Kamu bisa menjelaskan hotel seperti apa yang kamu inginkan, kemudian AI Mode akan memberikan daftar pilihan lengkap dengan informasi seperti ulasan tamu dan faktor penting untuk dibandingkan.
Setelah menemukan hotel yang cocok, pengguna akan melihat opsi “Continue on Google” untuk partner yang didukung.
Dari sana, pengguna dapat memilih tipe kamar, mengecek detail seperti kebijakan pembatalan, lalu menyelesaikan pembayaran menggunakan Google Pay.
Untuk saat ini, fitur booking hotel tersebut mulai diluncurkan di Amerika Serikat dengan sejumlah partner seperti Booking.com, Expedia, Hilton, Hotels.com, IHG Hotels & Resorts, Marriott International, Priceline, Trip.com, dan Wyndham Hotels & Resorts.
Google AI Mode Pelan-Pelan Berubah Jadi Travel Agent
Kalau diperhatikan, perkembangan AI Mode Google mulai menunjukkan arah yang cukup jelas.
Awalnya AI Mode hanya membantu menjawab pertanyaan.
Kemudian berkembang menjadi alat untuk mencari informasi.
Sekarang AI Mode mulai membantu mengambil tindakan.
Cari penerbangan? Bisa.
Bandingkan harga? Bisa.
Pantau perubahan harga? Bisa.
Hitung kebutuhan miles? Bisa.
Cari hotel? Bisa.
Bahkan proses booking hotel mulai bisa dilakukan melalui pengalaman AI Mode untuk partner yang didukung.
Dengan kata lain, Google sedang mencoba mengubah Search dari sekadar mesin pencari menjadi asisten perjalanan berbasis AI. Tren ini juga sejalan dengan langkah Google sebelumnya yang membuat AI Mode semakin kuat untuk menyusun rencana perjalanan dan membandingkan penerbangan maupun hotel.
Apakah Ini Akan Berguna untuk Pengguna Indonesia?
Jawabannya: berpotensi sangat berguna.
Apalagi untuk pengguna yang sering mencari tiket internasional dan punya kebiasaan membandingkan banyak pilihan sebelum membeli.
Bayangkan kamu cukup mengetik:
“Saya ingin liburan 7 hari ke Jepang akhir tahun, budget tiket maksimal Rp5 juta, cari penerbangan dengan maksimal satu kali transit dan beri tahu saya kalau harganya turun.”
Konsep seperti ini jauh lebih natural dibanding harus membuka filter satu per satu.
Namun, perlu diingat bahwa ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan negara, partner, serta jenis pencarian yang dilakukan.
Google juga masih terus mengembangkan pengalaman AI untuk perjalanan. Bahkan fitur AI-powered Flight Deals di Google Flights sendiri masih berstatus eksperimental/beta dan memiliki beberapa batasan untuk jenis pencarian tertentu.
Google Sedang Mengubah Cara Kita Mencari Tiket
Menurut saya, bagian paling menarik dari update ini bukan sekadar kemampuan AI untuk menemukan tiket pesawat.
Yang lebih penting adalah perubahan cara kita berinteraksi dengan mesin pencari.
Dulu kita harus tahu persis apa yang ingin dicari.
Sekarang kita bisa menjelaskan keinginan kita dengan bahasa sehari-hari, kemudian AI membantu menerjemahkannya menjadi pencarian yang lebih kompleks.
Dan ketika AI sudah bisa memantau harga serta membantu proses booking, Search perlahan mulai terasa seperti memiliki travel assistant pribadi.
Buat pengguna yang sering berburu tiket murah, fitur price tracking jelas layak dicoba. Apalagi jika kamu tipe orang yang rela menunggu beberapa hari demi mendapatkan harga yang lebih bersahabat.
Google AI Mode sendiri tampaknya baru memulai perjalanan ini. Kalau kemampuan seperti ini terus berkembang, bukan tidak mungkin nantinya kita cukup mengatakan:
“Carikan liburan murah untuk saya bulan depan.”
Lalu AI yang mengurus sebagian besar pekerjaan di belakangnya.
Menarik? Jelas.
Dan untuk industri travel, ini bisa menjadi perubahan yang cukup besar.

Posting Komentar untuk "Google AI Mode Makin Pintar Cari Tiket Pesawat, Kini Bisa Pantau Harga Sampai Booking Hotel"