Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Huawei Pura 90s Pro Max Review: "Raja Kamera" Datang Lagi, Upgrade Sensasional atau Cuma Side-Step?

Huawei Pura 90s Pro Max dengan kamera 200 MP dan fitur fotografi

Kalau ngomongin smartphone yang serius di urusan fotografi, nama Huawei Pura hampir selalu masuk daftar teratas. Lini yang sebelumnya dikenal sebagai P Series ini memang punya reputasi kuat dalam menghadirkan teknologi kamera yang tidak sekadar mengejar angka megapiksel.

Nah, di pertengahan 2026, Huawei kembali membawa flagship terbarunya ke pasar global lewat Huawei Pura 90s Pro Max. Smartphone ini tampil dengan kamera utama 50 MP, telefoto periskop 200 MP, layar LTPO OLED 6,9 inci, baterai 6.000 mAh, Kirin 9030S, dan yang paling menarik: dukungan 5G akhirnya kembali hadir di lini Huawei global.

Tapi muncul pertanyaan yang cukup menarik: apakah Pura 90s Pro Max benar-benar mengalami lompatan besar dibanding Pura 80 Ultra, atau Huawei sebenarnya cuma melakukan side-step dengan pendekatan kamera yang berbeda?

Yuk, kita bedah santai.

Desain Orange Ocean: HP yang Susah Tidak Dilirik

Salah satu hal pertama yang bikin Huawei Pura 90s Pro Max menarik perhatian adalah desainnya.

Varian Orange Ocean menjadi salah satu warna yang paling mencolok. Gradasinya memadukan nuansa biru, putih, dan oranye sehingga terlihat seperti pantulan warna langit saat matahari terbenam di atas laut.

Yang menarik, karakter gradasi tersebut tidak hanya terlihat pada bagian belakang perangkat. Huawei juga membuat efek warna yang menyatu hingga ke bagian frame samping sehingga tampilannya terasa lebih unik dibanding flagship yang biasanya hanya bermain aman dengan warna hitam, silver atau gold.

Untuk kamera belakang, Huawei masih mempertahankan identitas desain Flash Forward berbentuk segitiga yang sudah menjadi ciri khas keluarga Pura.

Memang, bodinya bukan tipe smartphone yang bisa disebut mungil. Beratnya sekitar 230,5 gram dengan ketebalan 8,1 mm. Namun sebagai flagship berlayar 6,9 inci dengan sistem kamera besar, bobot tersebut masih terasa masuk akal.

Huawei juga memberikan perlindungan IP68 dan IP69, sehingga perangkat memiliki perlindungan lebih baik terhadap debu dan air.

Layar 6,9 Inci: Besar, Mulus, dan Lebih Nyaman di Luar Ruangan

Masuk ke bagian depan, Huawei Pura 90s Pro Max membawa layar LTPO OLED 6,9 inci dengan resolusi 2880 x 1308 piksel.

Refresh rate-nya adaptif dari 1Hz hingga 120Hz. Artinya, layar bisa menyesuaikan refresh rate berdasarkan aktivitas yang sedang dilakukan. Saat membaca konten statis, refresh rate bisa dibuat lebih rendah untuk membantu efisiensi daya. Ketika scrolling atau bermain game, refresh rate dapat meningkat hingga 120Hz agar animasi terasa lebih mulus.

Huawei juga menggunakan struktur optik anti-reflektif serta perlindungan Kunlun Glass. Huawei menyebut teknologi layar tersebut dirancang untuk mengurangi pantulan sehingga konten tetap lebih mudah dilihat ketika digunakan di lingkungan terang. 3

Jadi buat kamu yang sering memotret di luar ruangan, melihat hasil foto langsung di bawah matahari bukan lagi aktivitas yang terlalu menyiksa mata.

Kamera: Di Sinilah Pura 90s Pro Max Mulai Serius

Kalau ada satu alasan paling kuat untuk melirik Pura 90s Pro Max, jawabannya jelas: kamera.

Huawei mengambil pendekatan yang cukup menarik pada generasi ini. Alih-alih mempertahankan mekanisme kamera kompleks seperti yang ada pada Pura 80 Ultra, Huawei memilih konfigurasi yang lebih konvensional tetapi dibekali sensor berukuran besar dan teknologi pemrosesan yang agresif.

Kamera Utama 50 MP RYYB + LOFIC

Kamera utama menggunakan sensor 50 MP dengan teknologi RYYB dan LOFIC serta aperture variabel f/1.4 hingga f/4.0.

Teknologi RYYB sendiri sudah menjadi salah satu identitas Huawei dalam dunia fotografi smartphone. Pendekatan filter warna tersebut dirancang untuk membantu menangkap lebih banyak cahaya dibanding pola sensor RGB konvensional.

Sementara itu, LOFIC dirancang untuk membantu memperluas dynamic range. Sederhananya, ketika kamu memotret objek dengan perbedaan cahaya ekstrem misalnya orang berdiri di depan jendela atau panggung konser dengan lampu sangat terang kamera memiliki kemampuan lebih baik untuk mempertahankan detail di area terang dan gelap.

Aperture variabel f/1.4 sampai f/4.0 juga menjadi fitur menarik karena memungkinkan kamera menyesuaikan bukaan lensa sesuai kebutuhan pemotretan.

Telefoto 200 MP: Senjata Utama untuk Zoom

Nah, ini bagian yang kemungkinan besar akan membuat para pecinta fotografi langsung penasaran.

Pura 90s Pro Max membawa kamera telefoto periskop 200 MP dengan sensor berukuran 1/1,28 inci dan optical zoom 4x.

Angka 200 MP memang terdengar berlebihan untuk sebuah kamera telefoto smartphone. Tapi jangan salah memahami megapiksel sebagai jaminan otomatis bahwa foto pasti lebih bagus.

Yang membuat kamera ini menarik justru kombinasi antara sensor besar, resolusi tinggi, optical zoom, stabilisasi, serta pemrosesan gambar.

Dengan resolusi sebesar itu, sistem kamera memiliki lebih banyak informasi gambar untuk diproses ketika melakukan crop atau zoom digital pada rentang tertentu.

Huawei juga membekali telefoto ini dengan kemampuan telephoto macro dan stabilisasi CIPA 7.0. Untuk kebutuhan memotret konser, objek jauh, portrait atau detail kecil, kamera ini jelas menjadi salah satu daya tarik terbesar Pura 90s Pro Max.

Apakah Ini Downgrade dari Pura 80 Ultra?

Di sinilah pembahasannya menjadi menarik.

Pura 80 Ultra dikenal dengan pendekatan kamera yang sangat kompleks. Pura 90s Pro Max justru mengambil jalur berbeda dengan telefoto periskop 200 MP fixed 4x.

Jadi kalau melihatnya hanya dari jumlah mekanisme kamera, memang bisa terasa seperti downgrade.

Tapi kalau melihat dari sisi hasil dan pendekatan teknologi, istilah yang lebih tepat mungkin adalah side-step.

Huawei seolah mengatakan bahwa mereka tidak harus mempertahankan mekanisme kamera yang rumit untuk membuat sistem fotografi flagship tetap menarik.

Sensor telefoto besar 200 MP justru memberikan pendekatan berbeda untuk menghasilkan detail zoom yang tinggi.

Ultra-Wide 40 MP dan Kamera Selfie

Kamera ketiga menggunakan sensor 40 MP ultra-wide. Kamera ini berguna ketika kamu ingin memasukkan area yang lebih luas ke dalam satu frame, misalnya saat memotret pemandangan, gedung, interior ruangan atau foto makanan.

Untuk selfie, Huawei menyediakan kamera depan 13 MP. Kamera depan juga mendukung perekaman video hingga resolusi 4K, sehingga masih cukup fleksibel untuk kebutuhan konten harian.

AI Fotografi Makin Seru

Huawei tidak berhenti di hardware kamera.

Di sisi software, tersedia berbagai fitur berbasis AI yang ditujukan untuk membuat proses editing foto menjadi lebih praktis.

Beberapa fitur yang menarik antara lain AI De-glare untuk membantu mengurangi pantulan, AI Move untuk mengatur atau memindahkan elemen tertentu pada foto, serta berbagai fitur AI untuk membantu komposisi dan pengolahan gambar.

Fitur seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi justru cukup berguna buat pengguna yang ingin mendapatkan hasil foto lebih rapi tanpa harus membuka aplikasi editing profesional.

Petal Interconnect: Pengguna iPhone Juga Tidak Perlu Minder

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah Petal Interconnect.

Fitur ini dirancang untuk mempermudah pertukaran file antara perangkat Huawei dengan perangkat dari ekosistem lain, termasuk iPhone dan Mac dalam skenario yang didukung.

Buat kamu yang punya teman atau keluarga pengguna iPhone, kemampuan berbagi foto dan video berukuran besar seperti ini jelas bisa menjadi fitur yang cukup praktis.

Akhirnya 5G Kembali ke Huawei Global

Ini mungkin salah satu perubahan terbesar di luar sektor kamera.

Huawei Pura 90s Pro Max versi global sudah mendukung jaringan 5G.

Kehadiran 5G menjadi penting karena beberapa generasi smartphone Huawei global sebelumnya hadir tanpa konektivitas 5G. Pura 90s Pro Max membawa kembali kemampuan tersebut melalui Kirin 9030S dan dukungan berbagai band 5G.

Untuk penggunaan di Indonesia, tentu kompatibilitas dengan operator dan konfigurasi unit yang dijual di pasar lokal tetap perlu diperiksa ketika perangkat resmi tersedia.

Kirin 9030S: Bukan yang Paling Ganas, Tapi Stabil

Huawei Pura 90s Pro Max ditenagai oleh Kirin 9030S, dipadukan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan hingga 512 GB pada konfigurasi global yang tercantum di situs Huawei.

Kalau melihat skor benchmark semata, chipset ini mungkin tidak akan membuat semua flagship Android lain langsung ketakutan.

Tetapi angka benchmark bukan satu-satunya hal yang menentukan pengalaman menggunakan smartphone.

Dalam penggunaan sehari-hari, performa Pura 90s Pro Max tetap terasa sangat mumpuni untuk browsing, media sosial, editing foto, video, multitasking maupun gaming.

Beberapa ulasan juga menunjukkan bahwa perangkat mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact dengan cukup baik, meskipun pengaturan grafis dan temperatur tetap perlu diperhatikan jika digunakan dalam sesi panjang.

Baterai 6.000 mAh: Salah Satu Nilai Jual Besar

Untuk urusan daya, Huawei membekali Pura 90s Pro Max dengan baterai 6.000 mAh pada banyak pasar global.

Angka ini jelas cukup besar untuk ukuran smartphone flagship.

Ditambah lagi, tersedia 100W wired SuperCharge dan 80W wireless charging. Jadi bukan hanya kapasitas baterainya yang besar, tetapi proses pengisiannya juga dibuat cepat.

Untuk pengguna yang sering bepergian, kombinasi baterai besar dan charging cepat seperti ini terasa jauh lebih berguna dibanding sekadar mengejar benchmark tinggi.

Kelebihan Huawei Pura 90s Pro Max

  • Kamera telefoto periskop 200 MP dengan sensor besar.
  • Kamera utama 50 MP dengan RYYB, LOFIC dan aperture variabel.
  • Layar LTPO OLED 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz.
  • Sudah mendukung konektivitas 5G pada versi global.
  • Baterai 6.000 mAh.
  • 100W wired charging dan 80W wireless charging.
  • RAM 12 GB dan storage hingga 512 GB.
  • Ketahanan air dan debu IP68/IP69.
  • Desain Orange Ocean yang sangat mencolok.
  • Fitur AI fotografi yang semakin lengkap.

Kekurangan yang Perlu Dipikirkan

  • Bodi cukup besar dan berat, sekitar 230 gram.
  • Fingerprint masih berada di tombol power samping.
  • Kamera telefoto menggunakan optical zoom fixed 4x, bukan mekanisme dual-telephoto seperti pendekatan Pura 80 Ultra.
  • Performa GPU Kirin 9030S masih bukan yang paling kuat di kelas flagship jika dibandingkan chip flagship teratas kompetitor.
  • Ketersediaan dan dukungan fitur tertentu dapat berbeda berdasarkan negara atau versi perangkat.
  • Ekosistem aplikasi Google tetap menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang sangat bergantung pada layanan Google.

Jadi, Huawei Pura 90s Pro Max Ini Upgrade atau Side-Step?

Kalau pertanyaannya adalah apakah Pura 90s Pro Max merupakan upgrade besar dari Pura 80 Ultra dalam semua aspek, jawabannya mungkin tidak sesederhana itu.

Huawei justru mengubah arah.

Alih-alih mempertahankan semua teknologi kamera generasi sebelumnya, Huawei memilih membangun sistem baru yang berpusat pada telefoto 200 MP, sensor besar, RYYB, LOFIC, aperture variabel dan pemrosesan AI.

Hasilnya adalah sebuah flagship yang terasa lebih fokus pada fleksibilitas fotografi daripada sekadar mengejar spesifikasi di atas kertas.

Dan kalau kamu adalah tipe pengguna yang sering memotret konser, traveling, portrait, objek jauh atau sekadar ingin membawa kamera serbaguna di dalam saku, Pura 90s Pro Max memang sangat menggoda.

Kesimpulan

Huawei Pura 90s Pro Max bukan sekadar ganti baju.

Huawei memang melakukan perubahan besar pada pendekatan kameranya. Mekanisme kamera yang kompleks dari generasi sebelumnya digantikan dengan kombinasi sensor besar dan telefoto 200 MP yang lebih konvensional, tetapi tetap sangat ambisius.

Ditambah layar LTPO 6,9 inci, baterai 6.000 mAh, charging 100W, wireless charging 80W, Kirin 9030S dan dukungan 5G, paket yang ditawarkan terasa cukup lengkap untuk ukuran flagship 2026.

Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan.

Huawei Pura 90s Pro Max adalah smartphone yang sangat menarik untuk fotografer mobile, tetapi belum tentu menjadi pilihan paling nyaman untuk semua orang.

Kalau prioritas kamu adalah kamera, zoom, layar besar, baterai dan desain premium, smartphone ini jelas layak masuk daftar pertimbangan.

Tapi kalau kamu sangat bergantung pada layanan Google dan aplikasi tertentu yang membutuhkan Google Play Services, sebaiknya cek dulu kebutuhan aplikasi harian sebelum membeli.

Jadi, apakah ini sang “Raja Kamera” yang baru?

Untuk urusan kamera, Huawei jelas masih punya alasan kuat untuk mengklaim mahkota tersebut. Dan yang paling menarik, Pura 90s Pro Max membuktikan bahwa menjadi raja kamera tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang sama seperti generasi sebelumnya.

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "Huawei Pura 90s Pro Max Review: "Raja Kamera" Datang Lagi, Upgrade Sensasional atau Cuma Side-Step?"