Instagram First Draft Bikin Edit Reels Jadi Lebih Gampang, Cuma Butuh Beberapa Detik!
Pernah nggak sih kamu punya banyak video di galeri, sudah niat bikin Reels, tapi begitu masuk tahap editing malah langsung malas?
Harus potong bagian yang kepanjangan, buang jeda, cari bagian yang menarik, susun klip satu per satu… belum lagi kalau videonya banyak.
Nah, Instagram tampaknya paham betul masalah ini.
Instagram baru saja memperkenalkan fitur bernama First Draft, yang dirancang untuk memangkas salah satu bagian paling merepotkan dalam membuat Reels: editing awal.
Dengan fitur ini, Instagram bisa mengambil beberapa klip video yang kamu pilih, memangkas bagian yang dianggap tidak perlu, menghilangkan jeda, lalu menyusunnya menjadi sebuah draft awal.
Dan menariknya, Instagram mengklaim proses tersebut bisa selesai dalam waktu kurang dari 10 detik.
Apa Itu Instagram First Draft?
Secara sederhana, First Draft adalah fitur yang membuatkan rough cut atau potongan awal sebuah Reels secara otomatis.
Jadi kamu tidak perlu langsung berhadapan dengan timeline editing yang penuh dengan potongan video.
Misalnya kamu habis merekam video talking-head selama beberapa menit.
Biasanya, kamu harus menonton ulang videonya, mencari bagian yang bagus, memotong jeda, lalu menyusun semuanya agar lebih enak ditonton.
Dengan First Draft, Instagram mencoba melakukan pekerjaan awal tersebut secara otomatis.
Kamu tinggal memilih beberapa klip, tekan First Draft, kemudian Instagram akan memprosesnya dan menghasilkan versi awal yang masih bisa kamu edit lagi.
Jadi bukan berarti Instagram langsung membuat Reels sempurna.
Fungsinya lebih seperti:
“Nih, saya sudah rapikan bagian awalnya. Sekarang tinggal kamu poles.”
Dan menurut saya, justru pendekatan seperti ini yang menarik.
Cara Kerjanya Bikin Editing Reels Lebih Santai
First Draft akan mengambil klip yang kamu pilih kemudian memangkasnya untuk mengurangi bagian yang dianggap kurang penting.
Instagram menyebut fitur ini dapat menghilangkan jeda dan mengambil bagian-bagian penting dari video sebelum menyatukannya menjadi sebuah draft awal.
Contohnya kamu punya beberapa video:
- Video pertama: 1 menit 30 detik
- Video kedua: 2 menit
- Video ketiga: 1 menit 20 detik
- Video keempat: 2 menit
Kalau semuanya diedit manual, kamu mungkin harus menghabiskan cukup banyak waktu hanya untuk mencari bagian yang layak masuk Reels.
First Draft mencoba mempercepat proses tersebut.
Hasil akhirnya bukan video final, tetapi titik awal yang sudah jauh lebih rapi.
Setelah itu kamu masih bisa menambahkan musik, melakukan pemotongan ulang, mengatur bagian tertentu, atau melakukan edit lainnya sebelum dipublikasikan.
Bisa Selesai Kurang dari 10 Detik
Ini salah satu bagian yang paling menarik.
Instagram mengatakan First Draft dapat menghasilkan potongan awal dalam kurang dari 10 detik.
Buat kreator yang sering membuat konten, beberapa detik mungkin terdengar sepele.
Tapi coba bayangkan kalau kamu membuat Reels setiap hari.
Proses editing awal yang biasanya memakan beberapa menit bisa dipangkas menjadi jauh lebih singkat.
Dalam seminggu, waktu yang dihemat bisa lumayan banyak.
Dan yang lebih penting, kamu tidak lagi harus berhadapan dengan bagian editing yang paling membosankan sebelum masuk ke bagian kreatif.
Cocok Buat Talking-Head sampai Video Sehari-hari
First Draft tidak hanya ditujukan untuk satu jenis konten.
Instagram menyebut fitur ini bisa digunakan untuk beberapa format seperti montase multi-klip, video talking-head, dan konten day-in-the-life.
Misalnya kamu seorang kreator yang sering membuat:
Video tutorial
Kamu bisa merekam beberapa bagian terlebih dahulu dan membiarkan First Draft membantu membuat potongan awal.
Konten ngobrol
Bagian jeda yang terlalu panjang bisa dipangkas sehingga video lebih terasa padat.
Daily vlog
Beberapa klip dari aktivitas sehari-hari bisa digabungkan menjadi satu draft Reels.
Dengan begitu, kamu tidak harus selalu membuka aplikasi editing terpisah hanya untuk melakukan pekerjaan dasar.
First Draft Tidak Berarti Editing Manual Hilang
Nah, ini yang perlu dipahami.
First Draft bukan tombol ajaib yang langsung menghasilkan Reels sempurna.
Instagram memang membuat fitur ini sebagai sebuah starting point.
Artinya, hasil otomatisnya masih bisa kamu edit lagi.
Dan ini sebenarnya masuk akal.
Setiap kreator punya gaya editing yang berbeda.
Ada yang suka potongan cepat, ada yang lebih suka video santai. Ada yang ingin menambahkan subtitle, musik tertentu, transisi, atau efek lainnya.
Jadi daripada Instagram mengambil alih seluruh proses editing, First Draft hanya mengerjakan bagian yang repetitif.
Menurut saya, ini justru lebih masuk akal.
Biarkan aplikasi mengerjakan pekerjaan yang membosankan, sementara kreator tetap memegang keputusan akhirnya.
Bukan Fitur AI, Lho!
Ada hal menarik lainnya.
Walaupun cara kerja First Draft terdengar seperti fitur AI, Instagram menjelaskan bahwa fitur ini tidak menggunakan AI.
Ini cukup menarik karena sekarang hampir semua fitur otomatis di aplikasi video sering dikaitkan dengan AI.
First Draft lebih difokuskan sebagai sistem otomatis untuk membantu memangkas dan menyusun klip, bukan sebagai editor berbasis AI generatif.
Jadi jangan sampai salah kaprah menganggap First Draft sebagai fitur AI yang membuat video dari nol.
Fungsinya lebih sederhana:
video kamu tetap video kamu, hanya proses merapikannya dibuat lebih cepat.
Instagram Mulai Tidak Mau Kamu Keluar dari Aplikasi
Ada strategi yang cukup jelas di balik fitur ini.
Sebelumnya, banyak kreator mungkin merekam video menggunakan kamera smartphone, kemudian memindahkannya ke aplikasi editing lain seperti CapCut atau aplikasi editor lainnya.
Sekarang Instagram mencoba membuat semakin banyak kebutuhan tersebut tersedia langsung di dalam aplikasinya.
TechCrunch mencatat bahwa fitur serupa sebenarnya sudah tersedia di produk lain, termasuk Adobe Firefly Quick Cuts dan CapCut Auto Cut. Namun ketika fungsi seperti ini tersedia langsung di Instagram, kreator punya lebih sedikit alasan untuk memindahkan video ke aplikasi lain.
Dan ini penting.
Karena semakin banyak proses yang bisa dilakukan langsung di Instagram, semakin sederhana pula workflow seorang kreator.
Rekam → edit → tambah musik → posting.
Semua bisa dilakukan di satu tempat.
First Draft Baru Hadir di iPhone
Untuk saat ini, Instagram menggulirkan First Draft terlebih dahulu di aplikasi Instagram untuk iPhone.
Cara mengaksesnya bisa melalui kamera Instagram ketika merekam video.
Fitur ini juga bisa ditemukan dari galeri Reels setelah kamu memilih beberapa klip video.
Karena peluncurannya dilakukan secara bertahap, jangan heran kalau fitur tersebut belum langsung muncul di semua akun.
Jadi kalau kamu menggunakan iPhone tetapi belum melihat tombol First Draft, kemungkinan fiturnya memang belum tersedia untuk akunmu.
Instagram Memang Lagi Rajin Menambah Fitur Kreator
First Draft bukan satu-satunya fitur baru yang sedang dikembangkan Instagram.
Platform ini juga telah memperkenalkan berbagai tools untuk membantu kreator membuat dan mengelola konten.
Salah satunya adalah fitur Replace Audio, yang memungkinkan pengguna mengganti musik pada postingan feed dan carousel tanpa harus menghapus lalu mengunggah ulang kontennya. Instagram juga sedang mengembangkan AI assistant untuk aplikasi editing videonya, Edits.
Instagram bahkan sedang menguji fitur bernama Series, yang memungkinkan kreator mengelompokkan beberapa Reels yang saling berkaitan sehingga penonton dapat menontonnya dalam urutan tertentu.
Artinya, Instagram tampaknya tidak hanya ingin menjadi tempat untuk menonton video.
Mereka juga ingin menjadi tempat kreator membuat videonya.
Apakah First Draft Bakal Berguna?
Kalau kamu cuma membuat Reels sesekali, mungkin manfaatnya tidak akan terasa terlalu besar.
Tapi kalau kamu termasuk orang yang rutin membuat konten, fitur seperti ini bisa sangat membantu.
Terutama kalau masalah terbesar kamu bukan ide konten, tetapi malas mengedit.
Karena sering kali kita sebenarnya sudah punya bahan video.
Yang bikin berhenti adalah proses:
“Duh, nanti editnya lama.”
Nah, First Draft mencoba menghilangkan hambatan tersebut.
Kamu bisa mendapatkan potongan awal dengan cepat, kemudian tinggal memperbaikinya sesuai selera.
Dengan begitu, proses membuat Reels terasa lebih ringan.
Kesimpulan
Instagram First Draft hadir sebagai fitur sederhana tetapi cukup menarik untuk para kreator Reels.
Fitur ini secara otomatis memangkas klip, menghilangkan jeda, dan menyusun bagian-bagian penting menjadi draft awal. Instagram mengatakan proses tersebut bisa dilakukan dalam kurang dari 10 detik.
Untuk sekarang, First Draft mulai digulirkan di iPhone.
Memang fitur ini bukan sesuatu yang benar-benar revolusioner karena aplikasi lain sudah memiliki teknologi serupa. Namun kehadirannya langsung di Instagram bisa membuat workflow kreator menjadi jauh lebih praktis.
Dan buat kamu yang sering berpikir:
“Mau bikin Reels, tapi males edit.”
Nah, mungkin First Draft memang dibuat untuk kamu.
Tidak perlu berharap Instagram langsung menghasilkan video sempurna.
Cukup biarkan Instagram mengerjakan pekerjaan yang melelahkan, lalu kamu fokus pada bagian yang lebih penting: membuat konten yang menarik.

Posting Komentar untuk "Instagram First Draft Bikin Edit Reels Jadi Lebih Gampang, Cuma Butuh Beberapa Detik!"