Instagram Ganti Wordmark Setelah 10 Tahun, Desain Baru Bikin Netizen Bingung
Kalau kamu sudah lama menggunakan Instagram, mungkin ada satu bagian dari aplikasi yang selama ini nyaris tidak pernah diperhatikan: tulisan “Instagram” yang menjadi identitas visual platform.
Nah, setelah sekitar satu dekade, Instagram akhirnya melakukan penyegaran pada bagian tersebut. Pada 13 Agustus 2026, Instagram memperkenalkan wordmark baru yang menggantikan desain tulisan sebelumnya.
Instagram menyebut desain baru ini dibuat agar terlihat lebih tajam, modern, dan tetap memiliki hubungan dengan identitas Instagram sebelumnya. Namun, seperti biasa, perubahan logo ternyata tidak bisa lepas dari komentar netizen.
Menariknya, ada pengguna yang memuji tampilannya karena terasa lebih segar. Tetapi ada juga yang justru merasa beberapa bentuk hurufnya lebih sulit dibaca.
Instagram Bukan Mengganti Ikon Aplikasinya
Sebelum salah paham, perubahan kali ini bukan berarti ikon aplikasi Instagram di HP kamu ikut berubah.
Yang diperbarui adalah wordmark, yaitu bentuk tulisan “Instagram” yang digunakan sebagai bagian dari identitas merek. Sementara ikon kamera dengan warna gradasi khas Instagram tetap menjadi bagian penting dari identitas visualnya.
Jadi, kalau kamu melihat ikon Instagram di smartphone masih sama, itu bukan berarti belum mendapatkan pembaruan.
Instagram memang sedang melakukan perubahan yang lebih spesifik pada elemen tulisan.
Seperti Apa Wordmark Instagram yang Baru?
Wordmark baru Instagram masih mempertahankan karakter tulisan yang terasa personal dan kreatif. Namun, desainnya sekarang memadukan elemen cursive atau tulisan sambung dengan gaya huruf yang lebih modern.
Instagram mengatakan desain tersebut dibuat agar terasa lebih tajam dan modern, tetapi tetap merujuk pada karakter visual Instagram yang sudah dikenal pengguna selama bertahun-tahun.
Masalahnya, perubahan kecil pada bentuk huruf ternyata cukup terasa.
Beberapa pengguna di internet bahkan menganggap bentuk huruf tertentu membuat kata “Instagram” menjadi kurang mudah dibaca. Ada yang bercanda bahwa sekilas tulisan tersebut terlihat seperti kata lain.
Dan dari sinilah perdebatan mengenai wordmark baru Instagram mulai ramai.
Kenapa Instagram Mengubah Wordmark Setelah 10 Tahun?
Jawabannya sebenarnya cukup masuk akal.
Instagram mengatakan wordmark yang berada di bagian atas aplikasi sudah tidak mengalami perubahan selama sekitar 10 tahun. Karena itu, platform tersebut merasa sudah waktunya memberikan penyegaran.
Dalam satu dekade terakhir, Instagram sendiri sudah berubah cukup banyak.
Dulu Instagram identik dengan foto persegi dan filter. Sekarang platform ini sudah berkembang menjadi rumah bagi Reels, Stories, Direct Message, kreator, bisnis, video pendek, dan berbagai format konten digital.
Perubahan tersebut membuat identitas visual Instagram juga perlu mengikuti perkembangan platform.
Instagram Tetap Mempertahankan Karakter Lama
Yang menarik, Instagram tidak memilih untuk menghapus seluruh karakter visual lamanya.
Salah satu alasan penggunaan gaya cursive adalah karena tulisan tangan dianggap memiliki hubungan dengan individualitas dan ekspresi diri. Hal ini cukup cocok dengan karakter Instagram yang selama ini menjadi tempat orang menunjukkan kreativitas dan gaya personal mereka.
Jadi, perubahan ini bukan sekadar mengganti font lalu selesai.
Instagram tampaknya ingin mempertahankan kesan bahwa platform tersebut tetap menjadi tempat bagi orang untuk mengekspresikan diri.
Kenapa Ada yang Menganggapnya Susah Dibaca?
Di sinilah desain baru Instagram menjadi menarik.
Sebuah logo tidak hanya harus terlihat bagus. Logo juga harus mudah dikenali.
Apalagi Instagram sudah memiliki identitas yang sangat kuat. Ketika seseorang melihat tulisan “Instagram”, seharusnya otak langsung mengenali mereknya tanpa perlu berpikir lama.
Namun, perpaduan antara tulisan sambung dan gaya print pada wordmark baru membuat sebagian orang merasa beberapa hurufnya terlihat ambigu.
Sejumlah komentar di internet bahkan menyebut desain tersebut terlihat seperti “Instagzam”. Perdebatan mengenai keterbacaan ini juga muncul dalam berbagai reaksi terhadap desain baru tersebut.
Tapi Apakah Wordmark Baru Ini Jelek?
Belum tentu.
Masalah desain seperti ini sangat subjektif. Apa yang dianggap aneh oleh satu orang bisa saja terlihat modern dan menarik bagi orang lain.
Apalagi pengguna Instagram sudah melihat wordmark lama selama bertahun-tahun.
Ketika sesuatu yang sudah sangat familiar tiba-tiba berubah, otak kita secara alami akan membandingkannya dengan versi sebelumnya.
Karena itu, bukan tidak mungkin beberapa bulan ke depan kita justru sudah terbiasa dengan desain baru ini.
Instagram Tidak Melakukan Perubahan Secara Sembarangan
Perubahan wordmark ini juga menjadi bagian dari penyegaran sistem identitas Instagram secara lebih luas.
Selain wordmark baru, Instagram juga memperbarui sistem tipografinya dengan pengembangan seperti Instagram Sans, Instagram Pen, dan Instagram Mono.
Gradasi warna khas Instagram juga tetap dipertahankan, tetapi penggunaannya dibuat lebih fleksibel dalam sistem visual baru.
Artinya, Instagram tidak sekadar mengganti tulisan logonya. Mereka sedang membangun bahasa visual yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan platform di masa mendatang.
Apakah Ikon Instagram Bakal Ikut Berubah?
Untuk perubahan yang diumumkan kali ini, fokusnya adalah pada wordmark.
Ikon aplikasi Instagram yang selama ini kita kenal masih menjadi bagian dari identitas Instagram.
Jadi, pengguna tidak perlu khawatir tiba-tiba mendapatkan ikon aplikasi yang benar-benar berbeda.
Kalau suatu saat Instagram juga mengubah ikon aplikasinya, tentu perubahan tersebut akan menjadi cerita yang jauh lebih besar.
Perubahan Kecil, Efeknya Besar
Menurut saya, perubahan wordmark Instagram ini justru menarik karena menunjukkan betapa sensitifnya sebuah merek besar ketika menyentuh identitas visualnya.
Untuk perusahaan kecil, mengganti logo mungkin hanya dianggap sebagai perubahan desain biasa.
Tapi bagi merek sebesar Instagram, satu huruf saja bisa menjadi bahan pembicaraan jutaan pengguna.
Dan itulah yang sekarang terjadi.
Instagram ingin terlihat lebih modern tanpa kehilangan karakter lamanya. Hasil akhirnya tentu akan terus menjadi bahan perdebatan sampai pengguna benar-benar terbiasa.
Kesimpulan
Instagram akhirnya memperbarui wordmark-nya setelah sekitar 10 tahun. Desain baru dibuat agar terlihat lebih modern, tajam, dan tetap memiliki hubungan dengan identitas visual Instagram sebelumnya.
Namun, perubahan tersebut langsung mendapatkan respons beragam. Ada yang menyukai tampilannya, tetapi ada juga yang menganggap beberapa huruf justru menjadi lebih sulit dibaca.
Yang jelas, ini bukan perubahan ikon aplikasi Instagram. Jadi kalau ikon Instagram di HP kamu masih terlihat sama, itu memang normal.
Pada akhirnya, apakah wordmark baru ini lebih bagus atau justru lebih membingungkan? Jawabannya mungkin baru bisa kita rasakan setelah melihatnya setiap hari selama beberapa bulan.
Kalau menurut kamu, wordmark Instagram yang baru terlihat lebih modern atau malah bikin salah baca?

Posting Komentar untuk "Instagram Ganti Wordmark Setelah 10 Tahun, Desain Baru Bikin Netizen Bingung"