Cara Optimasi Blogger 2026 agar Cepat Dicrawl Google: Robots.txt + 3 Sitemap
Kalau blog Blogger sudah memiliki ratusan artikel, pengaturan robots.txt, meta robots, dan sitemap mulai menjadi bagian penting dari SEO teknis.
Banyak blogger masih menganggap ketiganya memiliki fungsi yang sama. Padahal sebenarnya berbeda:
- Robots.txt → mengatur halaman yang boleh atau tidak boleh dirayapi crawler.
- Meta robots → memberikan instruksi indexing pada halaman.
- Sitemap → membantu Google menemukan URL.
- Canonical → memberi sinyal URL utama ketika terdapat beberapa versi URL.
Google menjelaskan bahwa sitemap merupakan hint atau petunjuk untuk membantu menemukan URL, bukan jaminan bahwa URL tersebut pasti dirayapi atau diindeks.
Robots.txt Blogger 2026 yang Saya Rekomendasikan
Untuk blog Blogger dengan sekitar 600 artikel, saya lebih memilih robots.txt yang sederhana dan tidak terlalu agresif memblokir crawler.
User-agent: *
Allow: /
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap-pages.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/feeds/posts/default?orderby=updated
Konfigurasi tersebut menggunakan 3 sitemap sekaligus.
1. Sitemap utama
https://www.fairusmajid.com/sitemap.xml
Ini menjadi sitemap utama blog untuk membantu Google menemukan URL artikel.
2. Sitemap halaman statis
https://www.fairusmajid.com/sitemap-pages.xml
Jika endpoint tersebut tersedia dan valid pada blog Blogger kamu, sitemap ini dapat digunakan untuk membantu discovery halaman statis.
3. Feed posting terbaru
https://www.fairusmajid.com/feeds/posts/default?orderby=updated
Google juga mendukung RSS dan Atom feed sebagai salah satu sumber URL untuk discovery. Feed dapat membantu memberikan informasi mengenai posting yang terbaru atau diperbarui.
Kenapa Tidak Menggunakan Disallow: /search?
Banyak konfigurasi robots.txt Blogger menggunakan:
User-agent: *
Disallow: /search
Namun, jika kamu ingin halaman label Blogger tetap dapat dirayapi, saya tidak menyarankan memblokir seluruh /search.
Pasalnya, halaman label Blogger biasanya menggunakan pola URL seperti:
https://www.fairusmajid.com/search/label/Teknologi
https://www.fairusmajid.com/search/label/Android
Jika seluruh /search diblokir, halaman label juga dapat ikut terkena aturan tersebut.
Untuk blog yang ingin memanfaatkan label sebagai navigasi dan bagian dari struktur SEO, lebih aman membiarkan crawling tetap terbuka.
Robots.txt Bukan Sama dengan Meta Robots
Ini salah satu hal yang sering membuat blogger keliru.
Robots.txt mengatur akses crawler terhadap URL, sedangkan meta robots memberikan instruksi mengenai indexing dan bagaimana halaman dapat ditampilkan.
Misalnya:
<meta name="robots" content="noindex, follow">
Artinya halaman tidak ingin dimasukkan ke indeks, tetapi link di dalam halaman tersebut masih boleh diikuti.
Karena Google harus dapat mengakses halaman untuk membaca instruksi noindex, jangan memblokir URL yang ingin diberi instruksi noindex melalui robots.txt.
Setting Meta Robots Blogger 2026
Untuk artikel yang memang ingin muncul di Google, prinsipnya adalah halaman tersebut harus boleh diindeks.
Jika menggunakan fitur bawaan Blogger, pengaturannya dapat dibuat berdasarkan jenis halaman:
| Jenis Halaman | Rekomendasi |
|---|---|
| Homepage | all |
| Artikel / Post | all |
| Static Page | all |
| Label | Jangan diblokir jika ingin dimanfaatkan untuk SEO |
| Search | noindex |
| Archive | noindex |
Yang perlu diperhatikan, jangan menambahkan meta robots secara manual ke template jika Blogger atau template yang digunakan sudah menghasilkan aturan robots sendiri. Pastikan tidak ada dua instruksi robots yang saling bertentangan.
Apakah Harus Menulis index, follow?
Sebenarnya tidak selalu perlu.
Untuk halaman yang dapat diindeks secara normal, Google pada dasarnya menganggap halaman dapat diindeks dan link dapat diikuti jika tidak ada aturan yang membatasi.
Karena itu, daripada menambahkan banyak kode meta robots secara manual, lebih aman memastikan konfigurasi Blogger tidak memberikan instruksi noindex kepada artikel yang ingin masuk Google.
Jangan Sampai Meta Robots Ganda
Periksa template Blogger sebelum menambahkan kode seperti:
<meta name="robots" content="index, follow">
Jika template sudah memiliki meta robots, jangan menambahkan kode kedua secara sembarangan.
Konfigurasi yang bertentangan dapat membuat crawler mendapatkan sinyal yang tidak diinginkan.
Canonical Juga Wajib Diperhatikan
Selain robots.txt dan sitemap, pastikan artikel memiliki canonical yang benar.
Pada template Blogger, salah satu bentuk yang umum digunakan adalah:
<link expr:href='data:blog.canonicalUrl' rel='canonical'/>
Namun jangan langsung menambahkan kode ini jika template sudah memiliki canonical.
Tujuannya adalah memastikan satu halaman memiliki URL utama yang jelas bagi mesin pencari.
Contohnya, satu artikel bisa saja diakses melalui beberapa variasi URL, tetapi Google perlu mengetahui URL canonical yang menjadi versi utama.
Kenapa Internal Link Lebih Penting daripada Menambah Banyak Sitemap?
Misalnya blog sudah mempunyai 600 artikel. Sitemap memang membantu Google menemukan URL, tetapi jangan hanya mengandalkan sitemap.
Buat struktur internal link seperti ini:
Homepage
↓
Kategori / Label
↓
Artikel utama
↓
Artikel terkait
↓
Artikel lainnya
Usahakan setiap artikel mempunyai beberapa internal link yang benar-benar relevan.
Contohnya artikel tentang:
Cara Setting Robots.txt Blogger 2026
Dapat memiliki link menuju artikel lain seperti:
- Cara Submit Sitemap Blogger ke Google Search Console
- Cara Setting Meta Robots Blogger
- Cara Memperbaiki Artikel Tidak Terindeks Google
- Cara Membuat Sitemap HTML Blogger
Internal link seperti ini membantu pembaca sekaligus memberikan jalur bagi crawler untuk menemukan halaman lain.
Optimalkan Halaman Label Blogger
Kalau halaman label ingin diberi kesempatan untuk masuk indeks, jangan membuatnya hanya menjadi kumpulan artikel tanpa konteks.
Misalnya label Teknologi dapat memiliki deskripsi singkat:
Kumpulan artikel teknologi terbaru, tutorial Android, aplikasi, gadget, dan berbagai tips seputar perangkat digital.
Dengan begitu halaman label memiliki fungsi sebagai halaman kategori dan membantu pembaca menemukan artikel berdasarkan topik.
Search Console: Submit 3 Sitemap
Setelah konfigurasi robots.txt selesai, masuk ke:
Google Search Console → Sitemaps
Kemudian tambahkan:
sitemap.xml
Selanjutnya:
sitemap-pages.xml
Dan sitemap ketiga:
feeds/posts/default?orderby=updated
Setelah itu biarkan Google memprosesnya. Tidak perlu mengirimkan sitemap berulang-ulang setiap kali menerbitkan artikel.
Apakah 3 Sitemap Membuat Artikel Lebih Cepat Terindeks?
Tidak ada jaminan.
Sitemap membantu Google menemukan URL, tetapi sitemap bukan perintah agar Google langsung mengindeks halaman.
Kecepatan indexing juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti:
- Kualitas konten.
- Internal linking.
- Canonical.
- Keunikan dan kedalaman artikel.
- Struktur website.
- Crawl demand Google.
- Riwayat dan kualitas keseluruhan situs.
Jangan Request Indexing untuk 600 Artikel
Kalau mempunyai 600 artikel, jangan melakukan Request Indexing satu per satu hanya karena ingin mempercepat indexing.
Gunakan fitur tersebut secara selektif untuk:
- Artikel penting.
- Artikel berita atau topik aktual.
- Artikel yang baru diperbarui secara signifikan.
- URL yang memang perlu segera ditemukan Google.
Untuk artikel biasa, biarkan prosesnya berjalan melalui sitemap dan internal linking:
Publish artikel
↓
Internal link
↓
Sitemap
↓
Google menemukan URL
↓
Google Crawl
↓
Evaluasi
↓
Indexing
Bagaimana Jika Search Console Menampilkan "Crawled - Currently Not Indexed"?
Jangan langsung menyimpulkan bahwa sitemap bermasalah.
Crawled - currently not indexed berarti Google sudah merayapi halaman tersebut tetapi belum memilih untuk memasukkannya ke indeks.
Yang perlu diperiksa antara lain:
- Apakah artikel terlalu tipis?
- Apakah artikel terlalu mirip dengan artikel lain?
- Apakah search intent sudah terpenuhi?
- Apakah artikel mempunyai internal link?
- Apakah canonical sudah benar?
- Apakah artikel memberikan informasi yang benar-benar berguna?
Sementara Discovered - currently not indexed lebih berkaitan dengan URL yang sudah ditemukan Google tetapi belum dirayapi. Dalam kondisi tersebut, sitemap dan internal linking menjadi semakin penting.
Setup Final Blogger 2026 untuk 600 Artikel
Jika saya membuat konfigurasi untuk blog Blogger dengan sekitar 600 artikel, saya akan memulai dari robots.txt berikut:
User-agent: *
Allow: /
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap-pages.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/feeds/posts/default?orderby=updated
Ringkasannya
| Bagian | Rekomendasi |
|---|---|
| Robots.txt | Allow crawling |
| Sitemap | 3 endpoint |
| Artikel | Index + follow |
| Static Page | Index jika memang penting |
| Label | Jangan diblokir jika ingin dimanfaatkan untuk SEO |
| Search | Lebih baik dikontrol dengan noindex |
| Archive | Umumnya noindex |
| Canonical | Pastikan satu canonical yang benar |
| Internal link | 3–5 link relevan per artikel |
Kesimpulan
Untuk Blogger 2026 dengan sekitar 600 artikel, tidak perlu membuat robots.txt yang terlalu rumit.
Konfigurasi yang saya rekomendasikan adalah:
User-agent: *
Allow: /
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/sitemap-pages.xml
Sitemap: https://www.fairusmajid.com/feeds/posts/default?orderby=updated
Tiga sitemap sudah cukup. Yang jauh lebih penting adalah memastikan meta robots tidak salah, canonical tidak ganda, label tidak sengaja diblokir, serta artikel mempunyai internal link yang kuat.
Jadi jangan beranggapan bahwa semakin banyak sitemap otomatis membuat artikel semakin cepat masuk Google. Sitemap membantu discovery, sedangkan kualitas konten, struktur website, internal linking, canonical, dan sinyal indexing tetap sangat menentukan.
Untuk blog dengan 600 artikel, strategi terbaik bukan sekadar menambah sitemap, tetapi membuat seluruh situs mudah dirayapi dan setiap artikel penting memiliki jalur internal link yang jelas.

Posting Komentar untuk "Cara Optimasi Blogger 2026 agar Cepat Dicrawl Google: Robots.txt + 3 Sitemap"