Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TikTok Dikabarkan Siapkan Fitur Kirim Uang Lewat DM, Bakal Jadi Dompet Digital Baru?

TikTok Dikabarkan Siapkan Fitur Kirim Uang Lewat DM

Selama ini kita mengenal TikTok sebagai tempat scroll video pendek, mencari hiburan, mengikuti tren, sampai belanja lewat TikTok Shop. Tapi kalau kabar terbaru ini benar-benar terealisasi, fungsi TikTok bisa semakin jauh dari sekadar media sosial.

TikTok dikabarkan sedang mengembangkan fitur peer-to-peer (P2P) payment yang memungkinkan pengguna mengirim uang langsung melalui Direct Message (DM). Jadi nantinya, ngobrol di TikTok bukan cuma bisa kirim video, emoji, atau pesan, tetapi berpotensi juga bisa kirim uang.

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan Bloomberg dan kemudian diberitakan TechCrunch. Bukti mengenai fitur ini ditemukan dalam kode tersembunyi pada versi aplikasi TikTok untuk iPhone di Amerika Serikat.

Kirim Uang Tinggal Lewat DM?

Bayangkan skenarionya sederhana.

Kamu sedang ngobrol dengan teman di TikTok. Temanmu baru saja membayar makanan duluan. Daripada pindah aplikasi ke dompet digital atau mobile banking, nantinya cukup masuk ke DM TikTok, masukkan nominal, lalu kirim uang.

Konsep seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru. Layanan pembayaran seperti Venmo sudah lama menggabungkan aktivitas sosial dengan transaksi antarpengguna.

Namun, jika TikTok benar-benar membawa mekanisme serupa ke dalam DM, langkah tersebut cukup menarik karena aktivitas finansial akan semakin menyatu dengan aktivitas sosial pengguna.

Menurut laporan tersebut, kode aplikasi menunjukkan penerima pembayaran dapat melakukan "tap to accept" untuk menerima uang. Pengirim juga disebut dapat menyertakan pesan ketika melakukan pembayaran.

Jangan Keburu Cari Tombol Kirim Uang di TikTok

Ada satu hal penting yang perlu digarisbawahi.

Fitur ini belum resmi tersedia untuk pengguna.

TikTok dilaporkan mengatakan kepada Bloomberg bahwa fitur tersebut belum sedang diuji. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangannya masih berada pada tahap awal.

Jadi, kalau sekarang kamu membuka DM TikTok dan belum menemukan tombol untuk mengirim uang, itu memang wajar.

Belum ada kepastian kapan fitur ini akan diluncurkan, bahkan belum ada jaminan fitur tersebut nantinya benar-benar tersedia untuk publik.

TikTok Makin Mirip "Super App"

Kalau melihat arah perkembangan TikTok, kabar mengenai pembayaran P2P sebenarnya cukup masuk akal.

TikTok perlahan tidak lagi hanya mengandalkan video pendek. Platform ini telah memperluas ekosistemnya melalui TikTok Shop, pencarian, fitur penemuan lokasi, game, pemesanan hotel, dan berbagai layanan lainnya.

Dengan adanya pembayaran antarpengguna, TikTok berpotensi semakin mendekati konsep super app, yaitu aplikasi yang menyediakan banyak kebutuhan pengguna dalam satu tempat.

Konsep seperti ini sebenarnya sudah sangat dikenal di Asia. Salah satu contoh paling besar adalah WeChat yang menggabungkan komunikasi, pembayaran, belanja, dan berbagai layanan digital dalam satu ekosistem.

TikTok tentu memiliki strategi dan pasar yang berbeda. Namun arahnya mulai terlihat: semakin banyak aktivitas yang bisa dilakukan tanpa perlu keluar dari aplikasi.

TikTok Pay Bisa Jadi Senjata Penting

Yang membuat kabar ini semakin menarik adalah keberadaan TikTok Pay.

Jika fitur P2P tersebut benar-benar dirilis, sistem pembayaran itu disebut akan menggunakan TikTok Pay. Layanan tersebut sudah digunakan di sejumlah negara Asia Tenggara untuk transaksi TikTok Shop.

Artinya, TikTok tidak benar-benar memulai dari nol.

Jika sistem pembayaran yang sudah ada nantinya diperluas untuk transaksi antarpengguna, TikTok bisa membangun pengalaman pembayaran langsung di dalam ekosistemnya sendiri.

Potensinya cukup besar.

Misalnya kreator menerima pembayaran, teman mengirim uang, pengguna membayar transaksi tertentu, atau seseorang mengirim uang setelah melakukan percakapan di TikTok.

Semakin banyak aktivitas yang terjadi di dalam aplikasi, semakin sedikit alasan pengguna untuk berpindah ke aplikasi lain.

TikTok Bisa Berhadapan dengan Venmo dan Zelle

Jika fitur tersebut benar-benar diluncurkan, TikTok nantinya akan masuk ke wilayah yang selama ini ditempati layanan pembayaran antarpengguna seperti Venmo dan Zelle.

Ini tentu bukan kompetisi yang sederhana.

Aplikasi pembayaran sudah memiliki sistem keamanan, infrastruktur transaksi, regulasi, serta kepercayaan pengguna yang dibangun selama bertahun-tahun.

TikTok harus membuktikan bahwa mengirim uang melalui aplikasi media sosial benar-benar aman dan mudah digunakan.

Karena urusan uang tentu berbeda dengan sekadar mengirim video.

Salah kirim video mungkin masih bisa ditertawakan. Salah kirim uang? Nah, itu ceritanya bisa panjang.

Bukan Pertama Kalinya TikTok Masuk ke Dunia Finansial

Langkah TikTok menuju layanan finansial juga bukan muncul secara tiba-tiba.

TechCrunch mencatat bahwa Reuters sebelumnya melaporkan TikTok telah mengajukan permohonan kepada bank sentral Brasil untuk mendapatkan izin beroperasi sebagai perusahaan teknologi finansial yang menawarkan layanan pinjaman dan pembayaran.

Jika melihat berbagai langkah tersebut, arahnya mulai terlihat.

TikTok tampaknya tidak ingin berhenti sebagai aplikasi hiburan.

Mereka ingin berada di tengah aktivitas pengguna, mulai dari menonton → menemukan produk → membeli → berkomunikasi → hingga mungkin mengirim uang.

Kalau semua aktivitas tersebut bisa dilakukan dalam satu aplikasi, TikTok memiliki peluang untuk membangun ekosistem digital yang jauh lebih besar.

X Juga Mulai Masuk ke Pembayaran

TikTok bukan satu-satunya platform media sosial yang mulai melirik sektor finansial.

Platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, juga telah meluncurkan X Money untuk memungkinkan pengguna melakukan transaksi uang antarpengguna.

Artinya, persaingan platform media sosial ke depan mungkin bukan lagi sekadar tentang siapa yang memiliki algoritma video paling menarik.

Bisa saja persaingannya berubah menjadi:

Siapa yang bisa membuat pengguna melakukan sebanyak mungkin aktivitas digital tanpa meninggalkan aplikasinya?

Dan pembayaran bisa menjadi salah satu bagian paling penting dari strategi tersebut.

Bagaimana dengan Pengguna Indonesia?

Nah, bagian ini yang paling menarik.

TikTok memiliki basis pengguna yang besar di Indonesia. Di sisi lain, masyarakat Indonesia juga sudah sangat terbiasa dengan pembayaran digital, mulai dari QRIS, dompet digital, hingga mobile banking.

Karena itu, apabila fitur pembayaran P2P TikTok suatu saat masuk ke Indonesia, potensinya tentu menarik untuk diamati.

Tetapi jangan langsung beranggapan bahwa fitur yang dikembangkan untuk Amerika Serikat otomatis akan tersedia di Indonesia.

Layanan finansial sangat bergantung pada regulasi, izin, mitra pembayaran, dan sistem yang digunakan di masing-masing negara.

Jadi untuk saat ini, kita masih harus menunggu perkembangan resminya.

Kalau Sampai Dirilis, TikTok Bisa Berubah Banyak

Menurut saya, hal paling menarik dari kabar ini bukan sekadar fitur "kirim uang lewat DM".

Yang lebih besar adalah arah strateginya.

TikTok sedang perlahan mengubah dirinya dari aplikasi yang kita buka untuk menonton video menjadi platform yang ingin kita gunakan untuk semakin banyak aktivitas.

Bayangkan suatu hari kamu menemukan produk lewat video, ngobrol dengan penjual melalui DM, melakukan pembayaran, menerima transaksi, mengirim uang ke teman, lalu kembali menonton video—semuanya tanpa meninggalkan satu aplikasi.

Kalau konsep seperti ini berhasil, TikTok bukan lagi sekadar tempat hiburan.

TikTok bisa berubah menjadi bagian dari aktivitas digital sehari-hari.

Kesimpulan

Untuk sekarang, fitur kirim uang melalui DM TikTok masih berada dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara umum. Bahkan TikTok disebut belum sedang menguji fitur tersebut.

Namun, kemunculan kode terkait pembayaran P2P di aplikasi menunjukkan bahwa TikTok setidaknya sedang mengeksplorasi kemungkinan tersebut.

Jika benar-benar dirilis, pengguna nantinya mungkin tidak perlu keluar dari TikTok hanya untuk mengirim uang kepada orang lain.

Dan kalau melihat perkembangan TikTok Shop, TikTok Pay, serta berbagai layanan tambahan lainnya, pertanyaannya bukan lagi sekadar "TikTok mau bikin fitur pembayaran?"

Pertanyaan yang lebih menarik justru:

Apakah TikTok sedang bersiap menjadi super app?

Melihat langkah-langkahnya sejauh ini, sepertinya arah tersebut mulai terlihat.

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "TikTok Dikabarkan Siapkan Fitur Kirim Uang Lewat DM, Bakal Jadi Dompet Digital Baru?"