Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WhatsApp Makin Susah Dibajak! 2FA Kini Pakai Password dan Bisa Simpan Banyak Passkey

WhatsApp memperkuat keamanan 2FA dengan password dan banyak passkey

Kalau kamu masih mengandalkan PIN 6 digit untuk mengamankan akun WhatsApp, ada kabar penting yang sebaiknya jangan dilewatkan.

WhatsApp baru saja memperkuat sistem keamanan akun dengan beberapa pembaruan. Yang paling menarik, verifikasi dua langkah (2FA) kini ditingkatkan dari PIN 6 digit menjadi password yang jauh lebih fleksibel, lengkap dengan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus.

Bukan cuma itu.

WhatsApp juga mengumumkan bahwa lebih dari 1 miliar orang kini sudah menggunakan passkey, dan pengguna sekarang bisa menyimpan lebih dari satu passkey dalam satu akun.

Jadi kalau kamu punya iPhone dan Android sekaligus, misalnya, akun WhatsApp bisa memiliki passkey yang berbeda di masing-masing perangkat.

Sekilas terlihat seperti pembaruan kecil.

Tapi kalau kamu pernah khawatir akun WhatsApp diambil alih, fitur-fitur ini sebenarnya cukup penting.

2FA WhatsApp Sekarang Tidak Lagi Cuma PIN 6 Digit

Selama ini, WhatsApp menyediakan fitur Two-Step Verification sebagai lapisan keamanan tambahan.

Konsepnya sederhana.

Ketika seseorang mencoba mengambil alih akun WhatsApp dan berhasil mendapatkan kode verifikasi sekali pakai, masih ada lapisan kedua yang harus dilewati.

Sebelumnya, lapisan tersebut berupa PIN enam digit.

Masalahnya, PIN enam digit punya ruang kombinasi yang jauh lebih terbatas dibandingkan password panjang.

Apalagi kalau pengguna memilih kombinasi yang mudah ditebak seperti:

123456

111111

atau tanggal-tanggal yang mudah diketahui.

Nah, WhatsApp sekarang meningkatkan sistem tersebut menjadi password penuh.

Password dapat dibuat lebih panjang dan menggunakan kombinasi huruf, angka, serta karakter khusus.

Artinya, kamu punya ruang yang jauh lebih besar untuk membuat kredensial yang sulit ditebak.

Kenapa Perubahan Ini Penting?

Coba bayangkan skenario sederhana.

Seseorang berhasil mendapatkan kode OTP WhatsApp kamu.

Misalnya karena kamu tidak sengaja memberikan kode tersebut kepada orang lain atau terkena modus penipuan.

Kalau tidak ada lapisan keamanan tambahan, akun bisa berada dalam bahaya.

Dengan verifikasi dua langkah, pelaku masih membutuhkan kredensial tambahan.

Nah, semakin kuat kredensial tersebut, semakin sulit pula proses pengambilalihan akun.

Itulah alasan WhatsApp mengganti PIN enam digit dengan password yang lebih fleksibel.

WhatsApp sendiri menjelaskan bahwa verifikasi dua langkah dirancang sebagai perlindungan ekstra agar akun tetap aman bahkan ketika seseorang berhasil mendapatkan one-time passcode.

Jadi jangan melihat 2FA sebagai fitur yang merepotkan.

Justru 2FA adalah salah satu fitur pertama yang sebaiknya kamu aktifkan untuk melindungi akun WhatsApp.

Jangan Lagi Pakai Password “123456”

Ada satu pesan WhatsApp yang cukup menohok:

Kalau selama ini kamu menggunakan 123456, ini waktunya menggantinya.

Dan sebenarnya bukan cuma 123456.

Hindari password seperti:

  • 12345678
  • password
  • qwerty
  • tanggal lahir
  • nomor HP
  • nama sendiri
  • nama pasangan
  • kombinasi yang digunakan di akun lain

Kenapa?

Karena password yang berkaitan dengan informasi pribadi relatif lebih mudah ditebak, terutama jika informasi tersebut tersedia di media sosial.

Lebih aman menggunakan password panjang yang unik dan tidak digunakan di layanan lain.

Kalau takut lupa, gunakan password manager.

Yang penting jangan sampai karena ingin mudah mengingat password, kamu justru membuat akun WhatsApp menjadi mudah ditebak.

Kabar Besar Lainnya: Bisa Pakai Banyak Passkey

Nah, ini yang menurut saya justru lebih menarik.

WhatsApp mengumumkan bahwa lebih dari 1 miliar orang telah menggunakan passkey.

Passkey memungkinkan pengguna melakukan autentikasi menggunakan metode keamanan yang sudah tersedia di perangkat, seperti sidik jari, Face ID, atau screen lock.

Dan sekarang ada perubahan penting:

Satu akun WhatsApp bisa memiliki lebih dari satu passkey.

Jadi kamu tidak lagi harus bergantung pada satu passkey saja.

Misalnya kamu memiliki:

iPhone → Passkey 1

Android → Passkey 2

Keduanya dapat digunakan untuk membantu memverifikasi identitas saat dibutuhkan.

WhatsApp secara resmi menyebut kemampuan menyimpan lebih dari satu passkey ditujukan, antara lain, bagi pengguna yang menggunakan perangkat Android dan iOS.

Ini jauh lebih praktis bagi orang yang sering berpindah perangkat.

Apa Itu Passkey Sebenarnya?

Kalau kamu masih bingung dengan istilah passkey, sederhananya teknologi ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada password atau kode yang harus diketik.

Passkey menggunakan sistem kriptografi dan autentikasi perangkat.

Dalam penggunaan sehari-hari, kamu mungkin hanya perlu:

Sidik jari → berhasil

atau

Face ID → berhasil

atau menggunakan metode penguncian perangkat yang tersedia.

Jadi tidak perlu menghafalkan password WhatsApp setiap kali melakukan autentikasi.

Passkey juga membantu mengurangi risiko phishing karena pengguna tidak perlu memasukkan password atau kode ke halaman login palsu.

Passkey dan 2FA Itu Beda

Ini penting supaya tidak salah memahami pembaruan WhatsApp.

Passkey bukan sekadar pengganti PIN 2FA.

Keduanya merupakan mekanisme keamanan yang berbeda.

Passkey digunakan sebagai metode autentikasi berbasis perangkat.

Sementara Two-Step Verification merupakan lapisan keamanan tambahan pada akun WhatsApp.

Jadi jangan berpikir:

“Kalau sudah punya passkey, berarti 2FA tidak perlu.”

Sebaiknya tetap gunakan berbagai lapisan keamanan yang tersedia selama tidak membuat kamu kehilangan akses ke akun sendiri.

Semakin banyak lapisan keamanan yang diterapkan dengan benar, semakin sulit akun diambil alih.

Cara Menambahkan Banyak Passkey di WhatsApp

WhatsApp menyebut pengaturan passkey dapat ditemukan melalui:

WhatsApp → Settings/Pengaturan → Account/Akun → Passkeys

Dari sana, kamu bisa mengatur passkey yang tersedia pada akun.

Kalau menggunakan beberapa perangkat dengan sistem operasi berbeda, kemampuan menyimpan lebih dari satu passkey tentu sangat membantu.

Misalnya perangkat utama kamu iPhone, tetapi kamu juga memiliki Android sebagai perangkat kedua.

Daripada hanya bergantung pada satu perangkat, passkey dapat dibuat untuk perangkat yang memang kamu gunakan.

WhatsApp Juga Memberikan Informasi Lebih Banyak Saat Ada Telepon Asing

Selain 2FA dan passkey, WhatsApp juga memperkenalkan fitur keamanan lain yang cukup menarik, khususnya untuk pengguna Android.

Ketika ada panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak, WhatsApp akan memberikan konteks tambahan seperti apakah nomor tersebut berasal dari negara berbeda dan apakah kamu memiliki grup yang sama dengan penelepon.

Kelihatannya sederhana.

Tapi informasi seperti ini bisa membantu pengguna berpikir dua kali sebelum mengangkat telepon.

Misalnya tiba-tiba ada nomor asing menelepon.

Kamu tidak mengenalnya.

WhatsApp kemudian menunjukkan bahwa nomor tersebut berasal dari negara lain dan tidak memiliki grup yang sama dengan kamu.

Setidaknya kamu mendapatkan sedikit informasi sebelum memutuskan:

Angkat atau abaikan?

Kenapa WhatsApp Makin Serius Soal Keamanan?

Karena akun WhatsApp sekarang bukan cuma tempat chatting.

Di dalamnya bisa ada:

  • Percakapan pribadi
  • Foto dan video
  • Dokumen
  • Informasi pekerjaan
  • Kontak keluarga
  • Grup komunitas
  • Informasi transaksi
  • Komunikasi bisnis

Bahkan banyak orang menggunakan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama.

Kalau akun berhasil diambil alih, dampaknya bisa jauh lebih besar daripada sekadar kehilangan akses ke aplikasi.

Pelaku juga bisa mencoba menghubungi kontak kamu menggunakan identitasmu.

Inilah alasan keamanan akun WhatsApp tidak seharusnya dianggap sepele.

Jangan Tunggu Akun Dibajak Baru Mengaktifkan Keamanan

Ini mungkin bagian terpenting dari semuanya.

Banyak orang baru peduli keamanan setelah mengalami masalah.

Baru setelah akun diretas, mereka mulai mencari cara mengaktifkan 2FA.

Padahal jauh lebih baik menyiapkannya sebelum terjadi sesuatu.

Kalau fitur keamanan sudah tersedia di akunmu, manfaatkan.

Aktifkan verifikasi dua langkah.

Gunakan password yang kuat.

Tambahkan passkey.

Pastikan perangkat yang digunakan untuk passkey memang milikmu.

Dan yang paling penting:

Jangan pernah membagikan kode verifikasi WhatsApp kepada siapa pun.

WhatsApp tidak membutuhkan kamu mengirimkan kode OTP kepada teman, admin grup, atau pihak yang mengaku sebagai customer service melalui chat.

Kalau ada orang meminta kode tersebut, anggap sebagai tanda bahaya.

Jadi, Apa yang Sebaiknya Dilakukan Sekarang?

Kalau ingin meningkatkan keamanan akun WhatsApp, kamu bisa mulai dari langkah sederhana.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Masuk ke pengaturan WhatsApp dan cari menu Akun → Verifikasi dua langkah.

WhatsApp menyediakan pengaturan tersebut sebagai lapisan keamanan tambahan.

2. Gunakan Password yang Kuat

Karena sistem baru memungkinkan password yang lebih panjang dan menggunakan kombinasi karakter, manfaatkan kemampuan tersebut.

Jangan membuat password yang terlalu mudah ditebak.

3. Tambahkan Passkey

Kalau perangkat kamu mendukungnya, buat passkey melalui:

Settings → Account → Passkeys

Gunakan biometrik atau metode keamanan perangkat yang kamu percaya.

4. Jangan Bagikan OTP

Ini tetap berlaku meskipun kamu sudah menggunakan berbagai fitur keamanan.

OTP tetap merupakan informasi sensitif.

Jangan pernah memberikannya kepada orang lain.

Kesimpulan

WhatsApp sedang memperkuat keamanan akun dengan cara yang cukup serius.

Verifikasi dua langkah kini ditingkatkan dari PIN enam digit menjadi password penuh yang dapat menggunakan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus.

Di sisi lain, lebih dari 1 miliar pengguna WhatsApp sudah menggunakan passkey, dan sekarang satu akun bisa memiliki lebih dari satu passkey. Ini sangat berguna bagi pengguna yang memakai beberapa perangkat, termasuk Android dan iPhone.

WhatsApp juga memberikan konteks tambahan ketika pengguna Android menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Semua ini menunjukkan satu hal:

Keamanan akun WhatsApp semakin tidak bisa dianggap remeh.

Jadi kalau selama ini WhatsApp kamu cuma diamankan dengan password atau PIN yang gampang ditebak, sekarang waktunya naik level.

Aktifkan 2FA, gunakan password yang kuat, tambahkan passkey, dan jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun.

Karena lebih baik menghabiskan beberapa menit untuk mengamankan akun daripada menghabiskan berhari-hari untuk mencoba merebutnya kembali setelah dibajak.

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "WhatsApp Makin Susah Dibajak! 2FA Kini Pakai Password dan Bisa Simpan Banyak Passkey"