Windows 11 Bakal Bisa Buka Semua Aplikasi Full Screen Otomatis, Fitur Ini Bikin Layar Kecil Makin Nyaman!
Kalau kamu sering membuka aplikasi di Windows 11 lalu masih harus menekan tombol Maximize secara manual, ada kabar menarik.
Microsoft tampaknya sedang menyiapkan fitur baru yang bisa membuat kebiasaan kecil tersebut tidak lagi diperlukan.
Lewat build preview terbaru, Microsoft sedang menguji opsi yang memungkinkan semua jendela aplikasi Windows otomatis terbuka dalam kondisi maximized ketika dijalankan. Jadi, tidak perlu lagi membuka aplikasi → melihat jendela kecil → klik tombol maximize.
Kelihatannya memang sederhana.
Tapi kalau kamu menggunakan Windows 11 di perangkat dengan layar kecil, fitur ini bisa terasa sangat membantu.
Tinggal Buka Aplikasi, Langsung Memenuhi Layar
Saat ini, sebagian besar aplikasi Windows dapat terbuka dalam mode windowed.
Misalnya kamu membuka File Explorer, aplikasi Settings, browser, atau aplikasi lainnya.
Windows bisa saja mengingat ukuran jendela sebelumnya, tetapi tidak semua aplikasi selalu langsung memenuhi layar sesuai yang kamu inginkan.
Nah, Microsoft sedang menguji opsi bernama:
“Automatically open app windows maximized when they open”
Kalau opsi ini diaktifkan, aplikasi akan otomatis dibuka dalam kondisi maximized setiap kali dijalankan.
Jadi alurnya lebih sederhana:
Klik aplikasi → aplikasi langsung memenuhi layar.
Tidak perlu lagi:
Klik aplikasi → jendela kecil → cari tombol maximize → klik.
Memang cuma beberapa detik yang dihemat.
Tetapi kalau dilakukan puluhan kali dalam sehari, lama-lama terasa juga.
Fitur Ini Ada di Accessibility
Menariknya, Microsoft menempatkan fitur tersebut bukan di pengaturan tampilan jendela biasa, melainkan di bagian Accessibility.
Dalam build yang sedang diuji, opsi tersebut ditemukan melalui:
Settings → Accessibility → Visual effects
Kemudian pengguna dapat mengaktifkan opsi untuk membuat jendela aplikasi otomatis terbuka dalam kondisi maximized.
Penempatan ini sebenarnya masuk akal.
Bagi pengguna dengan layar kecil atau yang kesulitan mengatur jendela secara manual, aplikasi yang langsung memenuhi layar memang bisa membuat Windows lebih mudah digunakan.
Tetapi tentu saja, manfaatnya tidak hanya untuk pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas.
Pengguna biasa juga bisa memanfaatkannya.
Kenapa Layar Kecil Jadi Fokus?
Nah, ini bagian yang cukup menarik.
Microsoft tampaknya melihat fitur ini sebagai sesuatu yang sangat berguna pada perangkat Windows dengan layar kecil.
Contohnya adalah PC handheld gaming dan tablet Windows.
Bayangkan menggunakan perangkat dengan layar hanya sekitar 7 inci.
Ketika aplikasi Windows terbuka dalam jendela kecil, area yang bisa digunakan menjadi semakin sempit.
Tombol, menu, dan teks pun terasa lebih sulit disentuh atau dibaca.
Dengan mode maximized otomatis, seluruh layar bisa langsung dimanfaatkan.
Salah satu contoh perangkat yang disebut relevan adalah Xbox ROG Ally X dengan layar 7 inci.
Untuk perangkat seperti itu, aplikasi Windows yang langsung memenuhi layar tentu jauh lebih nyaman dibandingkan harus mengatur ukuran jendela satu per satu.
Bukan Cuma Handheld Gaming
Walaupun PC handheld menjadi salah satu target yang paling jelas, fitur ini sebenarnya bisa berguna untuk perangkat lain.
Misalnya:
- Tablet Windows
- Laptop dengan layar kecil
- Surface Go
- PC yang terhubung ke TV
- Perangkat Windows dengan resolusi terbatas
Pada perangkat seperti ini, memaksimalkan aplikasi memang sering kali lebih masuk akal.
Apalagi kalau kamu memang hanya fokus menggunakan satu aplikasi pada satu waktu.
Daripada melihat desktop kosong di sekeliling jendela aplikasi, lebih baik langsung memanfaatkan seluruh layar.
Cocok Buat yang Tidak Suka Banyak Jendela
Ada tipe pengguna Windows yang suka bekerja dengan banyak jendela.
Browser di kiri.
File Explorer di kanan.
Word di bawah.
Chat di samping.
Kalau kamu termasuk tipe seperti ini, fitur otomatis maximize mungkin tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Karena kamu justru membutuhkan kontrol ukuran jendela.
Tetapi ada juga pengguna yang lebih suka fokus pada satu aplikasi.
Misalnya sedang:
Menulis artikel → buka Word full screen.
Edit foto → buka Photoshop maksimal.
Browsing → browser memenuhi layar.
Mengelola file → File Explorer memenuhi layar.
Untuk pola penggunaan seperti ini, fitur baru Windows 11 tersebut bisa terasa jauh lebih praktis.
Tidak Sama dengan Full Screen Mode
Ada satu hal yang perlu diluruskan.
Fitur ini sebenarnya lebih tepat disebut automatic maximization, bukan full screen dalam arti sebenarnya.
Aplikasi tetap berjalan sebagai jendela Windows yang dimaksimalkan.
Jadi elemen seperti taskbar dan bagian antarmuka Windows lainnya pada dasarnya tetap dapat terlihat.
Ini berbeda dengan mode full screen pada browser, game, atau aplikasi tertentu yang benar-benar menghilangkan berbagai elemen antarmuka.
Jadi jangan membayangkan semua aplikasi akan berubah menjadi mode seperti menonton video full screen.
Yang terjadi adalah:
Windows otomatis membuat jendela aplikasi berada dalam ukuran maksimal.
Fitur Ini Masih Dalam Pengujian
Nah, jangan buru-buru mencari pengaturan tersebut di Windows 11 kamu.
Untuk saat ini, fitur ini belum tersedia secara umum.
Microsoft masih mengujinya melalui build Windows Insider/preview. WinPoin mencatat fitur tersebut dapat ditemukan pada Windows 11 Experimental Build 26340.9212 dengan Feature ID 62915050.
Artinya, pengguna Windows 11 versi stabil kemungkinan belum melihat opsi tersebut.
Dan seperti biasa dengan fitur eksperimental, Microsoft masih bisa mengubah cara kerja, lokasi pengaturan, bahkan memutuskan untuk tidak merilisnya secara luas.
Jadi untuk sekarang, anggap saja ini sebagai fitur yang sedang dipersiapkan.
Microsoft Tampaknya Makin Serius Mengoptimalkan Windows untuk Perangkat Kecil
Kalau melihat perkembangan Windows belakangan ini, fitur seperti ini sebenarnya cukup masuk akal.
Windows selama bertahun-tahun identik dengan desktop dan laptop.
Namun sekarang Microsoft juga harus memikirkan perangkat dengan bentuk yang lebih beragam.
Ada:
- PC handheld
- Tablet
- Laptop 2-in-1
- Mini PC
- PC yang terhubung ke TV
Kebutuhan setiap perangkat tentu berbeda.
Pada desktop 27 inci, membuka aplikasi dalam jendela kecil mungkin tidak masalah.
Tetapi pada layar 7 inci?
Cerita bisa berbeda.
Karena itu, kemampuan membuat aplikasi otomatis maximized bisa menjadi solusi sederhana untuk menyesuaikan pengalaman Windows dengan ukuran perangkat.
Menarik untuk PC Gaming Handheld
Buat pengguna handheld gaming berbasis Windows, fitur ini bahkan bisa menjadi salah satu peningkatan kecil yang cukup terasa.
Perangkat seperti ROG Ally dan perangkat sejenis pada dasarnya mencoba membawa Windows ke bentuk yang lebih mirip konsol.
Masalahnya, antarmuka Windows memang sejak awal dirancang untuk keyboard dan mouse.
Jendela kecil, tombol kecil, menu yang banyak, dan berbagai elemen desktop bisa terasa kurang nyaman ketika dikendalikan menggunakan layar sentuh atau gamepad.
Maka dari itu, semakin banyak fitur Windows yang membuat antarmuka otomatis menyesuaikan diri dengan perangkat kecil, semakin baik.
Microsoft sendiri sebelumnya juga telah mengembangkan pengalaman Xbox Full Screen untuk perangkat Windows, termasuk handheld dan PC, sebagai antarmuka yang lebih cocok untuk penggunaan gaming.
Apakah Pengguna Desktop Perlu Mengaktifkannya?
Kalau nanti fitur ini resmi dirilis, jawabannya tergantung kebiasaan kamu.
Kalau kamu menggunakan monitor besar dan sering bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus, mungkin fitur ini tidak terlalu penting.
Bahkan bisa terasa mengganggu jika setiap aplikasi baru selalu memenuhi layar.
Namun kalau kamu lebih suka:
satu aplikasi → satu layar → fokus, fitur ini bisa sangat berguna.
Terutama kalau kamu menggunakan laptop dengan layar 11–13 inci atau tablet Windows.
Tidak Perlu Lagi Klik Maximize Berkali-kali
Hal kecil seperti ini sering dianggap tidak penting.
Tapi sebenarnya pengalaman menggunakan sistem operasi terdiri dari banyak hal kecil.
Satu klik memang tidak terasa.
Lima klik juga mungkin tidak terasa.
Tetapi kalau setiap hari kita membuka puluhan aplikasi dan berkali-kali mengatur ukuran jendela, pekerjaan kecil tersebut mulai menjadi kebiasaan yang melelahkan.
Microsoft tampaknya ingin menghilangkan salah satu langkah tersebut.
Cukup aktifkan sekali.
Setelah itu Windows yang mengurus ukuran jendela aplikasi.
Sederhana, tapi praktis.
Kesimpulan
Windows 11 sedang menguji fitur baru yang memungkinkan aplikasi otomatis terbuka dalam kondisi maximized.
Pengguna nantinya cukup mengaktifkan opsi “Automatically open app windows maximized when they open” melalui bagian Accessibility → Visual effects. Setelah aktif, aplikasi akan langsung dibuka dalam ukuran maksimal tanpa harus menekan tombol maximize secara manual.
Fitur ini sangat menarik untuk perangkat dengan layar kecil seperti tablet Windows dan PC handheld gaming, karena ruang layar yang terbatas akan lebih optimal digunakan.
Namun perlu diingat, fitur ini masih dalam tahap pengujian dan belum tersedia untuk seluruh pengguna Windows 11.
Kalau nantinya Microsoft benar-benar merilisnya, fitur ini mungkin bukan fitur Windows 11 yang paling heboh.
Tapi justru fitur kecil seperti inilah yang kadang bikin penggunaan sehari-hari terasa lebih nyaman.
Karena terkadang kita tidak membutuhkan perubahan besar.
Cukup satu klik yang tidak perlu dilakukan lagi.

Posting Komentar untuk "Windows 11 Bakal Bisa Buka Semua Aplikasi Full Screen Otomatis, Fitur Ini Bikin Layar Kecil Makin Nyaman!"