BBM Hidup Lagi di 2026? Waitberry Bawa Kembali Sensasi PIN BlackBerry Messenger
BBM hidup lagi? Pertanyaan ini kembali muncul setelah pembahasan tentang Waitberry Messenger ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk Threads. Buat kamu yang pernah merasakan era BlackBerry, nama Waitberry mungkin langsung membangkitkan satu memori: PIN BB, notifikasi BlackBerry Hub, chat, typing status, dan sensasi punya BlackBerry sebagai alat komunikasi utama.
Tapi tunggu dulu. Ini bukan berarti BlackBerry resmi menghidupkan kembali BBM.
Yang sebenarnya terjadi jauh lebih menarik. Ada developer independen yang mencoba membawa kembali pengalaman BlackBerry Messenger melalui sebuah proyek bernama Waitberry Messenger atau WBM.
Waitberry Messenger Itu Apa?
Waitberry Messenger adalah aplikasi yang dibuat untuk menghadirkan kembali pengalaman menggunakan aplikasi pesan ala BlackBerry Messenger, terutama tampilan dan nuansa BBM pada sekitar tahun 2014.
Developer Waitberry bahkan menggambarkannya sebagai reproduksi visual BBM 2014 dengan banyak fitur yang mengingatkan pada pengalaman BBM klasik.
Yang membuatnya semakin menarik adalah konsep identitas penggunanya.
Dalam WBM, pengguna dapat melakukan registrasi menggunakan PIN BlackBerry dan menambahkan pengguna lain berdasarkan PIN tersebut. Jadi, konsep yang dulu menjadi ciri khas BBM kembali muncul di dalam proyek ini.
Buat generasi yang pernah mengalami masa kejayaan BlackBerry, ini bukan sekadar aplikasi chat biasa.
Rasanya seperti membuka kembali sebuah pintu ke era ketika bertukar PIN jauh lebih umum daripada sekadar meminta nomor WhatsApp.
Kenapa WBM Disebut Mirip BBM?
Jawabannya ada pada detail.
WBM tidak hanya mengandalkan nama BlackBerry untuk menarik perhatian. Proyek ini memang dirancang dengan nuansa yang sangat dekat dengan pengalaman BBM lama.
Beberapa fitur yang pernah ditunjukkan dalam pengembangan WBM antara lain:
- Registrasi menggunakan PIN perangkat atau PIN yang dibuat oleh sistem.
- Menambahkan pengguna lain melalui PIN.
- Chat antar pengguna.
- Status typing.
- Status pesan telah dibaca.
- Pengiriman gambar.
- Status kontak.
- Profil pengguna.
- Emoji klasik.
- Mode terang dan gelap.
- Notifikasi yang dapat terhubung ke BlackBerry Hub pada skenario tertentu.
Dalam pembaruan Waitberry yang lebih baru, developer juga menyebut adanya dukungan panggilan antarperangkat BlackBerry.
Itulah alasan kenapa istilah “BBM kembali” begitu mudah muncul di media sosial.
Apakah Ini BBM Resmi dari BlackBerry?
Bukan.
Ini bagian yang paling penting agar tidak salah memahami pemberitaan.
Waitberry Messenger merupakan proyek pihak ketiga, bukan aplikasi BBM resmi yang dikembangkan atau diluncurkan kembali oleh BlackBerry Limited.
BBM versi consumer sendiri sudah mengakhiri layanan pada 31 Mei 2019. BlackBerry juga mencantumkan BBM Consumer dalam daftar layanan yang telah mencapai end-of-life.
Jadi, menyebut WBM sebagai “BBM resmi kembali” kurang tepat.
Istilah yang lebih akurat adalah “Waitberry menghadirkan kembali pengalaman BBM” atau “BBM-style messenger untuk perangkat BlackBerry lama.”
Yang Bikin Menarik: Masih Memakai Konsep PIN
Inilah bagian yang kemungkinan paling membuat pengguna lama BlackBerry tersenyum.
Dulu, ketika seseorang berkata, “Pin BB kamu berapa?”, semua orang langsung tahu maksudnya.
PIN menjadi identitas unik untuk berkomunikasi tanpa harus memberikan nomor telepon.
Konsep tersebut terasa sangat berbeda dibandingkan ekosistem messenger modern yang mayoritas mengandalkan nomor ponsel, username, email, atau akun platform.
WBM mencoba membawa kembali sensasi tersebut.
Bayangkan kamu mengambil BlackBerry Q10, Q20 Classic, Z10, atau perangkat BB10 lain yang masih kamu simpan. Kemudian perangkat tersebut kembali memiliki sebuah aplikasi messenger dengan tampilan yang terasa familiar.
Untuk pengguna lama, pengalaman seperti ini punya nilai nostalgia yang tidak bisa digantikan hanya dengan emulator.
Apakah BlackBerry Lama Masih Bisa Dipakai pada 2026?
Justru di sinilah Waitberry menjadi cukup menarik.
Komunitas BlackBerry pada 2026 masih menunjukkan adanya pengguna yang berusaha mempertahankan perangkat BB10 untuk aktivitas sehari-hari. Beberapa pengguna bahkan memanfaatkan berbagai aplikasi pihak ketiga untuk menghadirkan kembali fungsi modern pada perangkat lama.
Waitberry sendiri tidak hanya mengembangkan Messenger.
Ekosistemnya juga mencakup aplikasi seperti Instant, Discord, Maps, Reddit, Weather, Translate, News dan beberapa proyek lainnya.
Artinya, pendekatannya bukan sekadar membuat satu aplikasi nostalgia, tetapi mencoba membuat perangkat BlackBerry lama terasa lebih berguna pada zaman sekarang.
Kenapa Pembahasan WBM Bisa Menarik Perhatian Lagi?
Ada satu alasan sederhana: nostalgia teknologi sekarang punya pasar sendiri.
Orang bukan hanya mencari smartphone dengan spesifikasi tinggi. Sebagian pengguna justru kembali tertarik pada perangkat lama yang mempunyai karakter kuat.
BlackBerry adalah contoh paling jelas.
Keyboard fisik, tombol navigasi, desain khas, BlackBerry Hub, serta konsep PIN membuat pengalaman memakai BlackBerry terasa berbeda dari Android dan iPhone modern.
Ketika ada proyek seperti Waitberry Messenger yang mencoba mengembalikan bagian dari pengalaman tersebut, wajar jika komunitas lama kembali memperhatikannya.
Apalagi pembahasannya mudah dipahami siapa pun yang pernah memakai BBM.
“BBM kok bisa ada lagi?”
Kalimat sederhana tersebut saja sudah cukup membuat orang penasaran untuk mencari tahu.
Apakah WBM Bisa Menggantikan WhatsApp?
Untuk sebagian besar pengguna, tentu belum bisa disamakan.
WhatsApp memiliki basis pengguna yang sangat besar, ekosistem matang, dukungan lintas platform yang luas, serta infrastruktur yang jauh lebih besar.
WBM berada di kategori yang berbeda.
Tujuan utamanya lebih dekat kepada menghidupkan kembali pengalaman komunikasi ala BBM sekaligus memberikan fungsi baru pada perangkat BlackBerry lama.
Jadi jangan membeli BlackBerry lama hanya karena mengira semua aplikasi modern akan otomatis tersedia.
Namun, bagi pengguna yang memang menyukai BlackBerry dan ingin menjadikannya perangkat sekunder, proyek seperti WBM bisa menjadi alasan tambahan untuk kembali menyalakan perangkat lama yang selama ini tersimpan di laci.
Bagaimana dengan Keamanan Waitberry Messenger?
Di bagian ini sebaiknya kita tidak terlalu cepat menyimpulkan.
Berbeda dengan layanan besar seperti WhatsApp, WBM adalah proyek independen dengan skala yang jauh lebih kecil. Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung menganggapnya memiliki tingkat audit keamanan, transparansi infrastruktur, dan dukungan jangka panjang yang sama seperti platform messenger besar.
Untuk proyek pihak ketiga pada perangkat lawas, prinsip yang paling aman tetap sederhana: jangan gunakan akun atau informasi yang sangat sensitif sebelum memahami bagaimana sistem tersebut menyimpan dan mengirim data.
Gunakan perangkat dan akun secara bijak, terutama ketika mencoba software komunitas yang masih terus dikembangkan.
Menarik untuk Kolektor, Penggemar, dan Pengguna BlackBerry Lama
Kalau kamu masih menyimpan BlackBerry Classic, Q10, Q5, Z10, Z30, Passport, atau perangkat BB10 lainnya, proyek seperti Waitberry menawarkan sesuatu yang sudah lama hilang: alasan untuk kembali menggunakan perangkat tersebut.
Bukan sebagai pengganti smartphone utama untuk semua kebutuhan, tetapi sebagai perangkat dengan pengalaman yang unik.
Dan justru itu yang menarik.
Di tengah persaingan smartphone yang hampir semuanya terlihat semakin mirip, BlackBerry lama masih mempunyai karakter yang sangat kuat.
Keyboard fisik terasa berbeda.
Antarmukanya terasa berbeda.
Dan sekarang, pengalaman messenger ala BBM juga mulai dicoba untuk dihidupkan kembali.
Waitberry Bukan Sekadar Soal BBM
Kalau melihat proyek Waitberry secara keseluruhan, sebenarnya ceritanya lebih besar daripada sekadar nostalgia.
Ini adalah contoh bagaimana sebuah komunitas kecil masih berusaha membuat perangkat yang sudah tua tetap mempunyai fungsi di era modern.
Konsep seperti ini juga menarik bagi dunia teknologi secara umum: perangkat lama tidak selalu harus langsung dibuang hanya karena software resminya sudah berhenti berkembang.
Selama masih ada komunitas, developer, dan pengguna yang mau bereksperimen, sebuah perangkat bisa mendapatkan “kehidupan kedua”.
Buat kamu yang mengikuti tren teknologi, fenomena semacam ini juga menunjukkan bahwa topik teknologi retro bisa kembali menjadi keyword menarik ketika bertemu dengan nostalgia dan kebutuhan baru. Pembahasan mengenai pola keyword teknologi yang berpotensi naik juga pernah saya bahas dalam artikel Prediksi Keyword Trending 2026.
Jadi, Apakah BBM Benar-Benar Kembali?
Secara resmi, tidak.
BBM consumer tetap merupakan layanan yang sudah dihentikan.
Tetapi secara pengalaman, nostalgia BBM memang sedang mendapatkan semacam kehidupan kedua melalui proyek seperti Waitberry Messenger.
Dan menurut saya, justru itu yang membuat WBM menarik.
Developer-nya tidak mencoba berpura-pura menjadi BlackBerry. Mereka mengambil sesuatu yang sudah dirindukan pengguna lama, lalu mencoba membangunnya kembali dengan teknologi yang masih memungkinkan digunakan pada perangkat lawas.
Hasilnya?
Sebuah messenger dengan nuansa BBM yang membuat BlackBerry lama kembali terasa punya alasan untuk dinyalakan.
Kesimpulan
Waitberry Messenger bukan BBM resmi yang kembali dari BlackBerry. WBM merupakan proyek pihak ketiga yang mencoba menghadirkan kembali pengalaman BlackBerry Messenger, termasuk tampilan klasik, konsep PIN, chat, status pesan, attachment, dan pada perkembangan tertentu dukungan panggilan antarperangkat BlackBerry.
Untuk pengguna BlackBerry lama, ini jelas kabar yang menarik. Bukan karena BBM resmi tiba-tiba bangkit, tetapi karena ada developer yang masih mau mempertahankan pengalaman unik sebuah platform yang sudah lama ditinggalkan industri.
Jadi ketika kamu melihat orang di Threads berkata “BBM balik lagi”, jangan langsung mengartikannya sebagai BlackBerry resmi membuka kembali layanan BBM.
Yang sebenarnya lebih tepat adalah:
BBM belum kembali secara resmi, tetapi sensasinya sedang dihidupkan lagi oleh Waitberry.
Dan untuk para mantan pengguna BlackBerry, satu kata mungkin sudah cukup menggambarkan perasaan itu:
“PING!”
Catatan: Waitberry Messenger adalah proyek pihak ketiga dan tidak berafiliasi secara resmi dengan BlackBerry atau BBM.

Posting Komentar untuk " BBM Hidup Lagi di 2026? Waitberry Bawa Kembali Sensasi PIN BlackBerry Messenger"