Apple Music Android 7.0 Dapat Desain Liquid Glass, Tampil Makin Mirip iPhone
Apple Music di Android ternyata ikut mendapatkan perubahan besar pada tampilannya. Melalui versi 7.0 beta, Apple mulai membawa bahasa desain Liquid Glass ke aplikasi musiknya di Android.
Perubahannya bukan sekadar mengganti warna atau ikon. Apple mengubah cara beberapa elemen antarmuka ditampilkan, termasuk navigation bar, mini-player, halaman artis, Library, hingga Settings.
Menariknya, pembaruan ini membuat Apple Music di Android terasa semakin dekat dengan pengalaman Apple Music di perangkat Apple, meskipun implementasinya tetap memiliki beberapa perbedaan khusus Android.
Apple Music Android Mulai Mengadopsi Liquid Glass
Liquid Glass merupakan bahasa desain yang diperkenalkan Apple untuk memberikan tampilan antarmuka yang lebih transparan, dinamis, dan terasa seperti lapisan kaca di atas konten.
Di Apple Music Android 7.0, konsep tersebut paling mudah terlihat pada bagian navigasi bawah. Navigation bar kini dibuat seperti elemen yang mengambang di atas konten, dengan tingkat transparansi yang memungkinkan warna dari area di belakangnya tetap terlihat.
Hasilnya, tampilan aplikasi terasa lebih ringan dibandingkan navigation bar yang menempel langsung di bagian bawah layar.
Perubahan ini juga membuat Apple Music Android terlihat lebih konsisten dengan arah desain Apple di platform lain.
Navigation Bar Sekarang Terlihat Mengambang
Salah satu perubahan yang paling mudah dikenali ada pada navigation bar bagian bawah.
Sebelumnya, area navigasi terasa seperti bagian tetap dari struktur aplikasi. Pada versi 7.0 beta, Apple membuatnya lebih floating dengan efek transparansi.
Elemen yang berada di belakangnya masih dapat terlihat, sehingga navigation bar tidak terasa seperti blok solid yang memisahkan konten dengan bagian bawah layar.
Ada satu perbedaan menarik dibandingkan Apple Music di iPhone. Di Android, navigation bar tersebut tidak otomatis berubah menjadi versi yang lebih ringkas ketika pengguna melakukan scrolling.
Jadi, elemen navigasi tetap berada di posisinya ketika pengguna menjelajahi konten.
Mini-Player Juga Ikut Dibuat Floating
Bukan hanya navigation bar yang mendapatkan sentuhan baru.
Mini-player yang biasanya berada dekat dengan navigation bar kini dibuat sebagai elemen terpisah. Dengan pendekatan ini, kontrol lagu terlihat seperti mengambang di atas halaman yang sedang dibuka.
Perubahan tersebut cukup masuk akal karena mini-player merupakan salah satu elemen yang paling sering digunakan ketika berpindah-pindah halaman di Apple Music.
Kamu bisa menjelajahi Library atau halaman artis tanpa kehilangan akses terhadap lagu yang sedang diputar.
Bagian Atas Aplikasi Ikut Dirapikan
Apple juga melakukan perubahan pada top bar.
Judul halaman dan menu overflow kini ditempatkan pada satu baris. Tombol menu tiga titik juga tidak lagi menggunakan tampilan merah seperti sebelumnya, melainkan ditempatkan di dalam wadah berbentuk lingkaran.
Perubahan ini memang terlihat sederhana, tetapi membuat struktur antarmuka terasa lebih bersih.
Apple tampaknya ingin mengurangi elemen visual yang terlalu menonjol agar perhatian pengguna tetap berada pada konten utama.
Library Mendapat Perubahan yang Cukup Terasa
Bagian Library menjadi salah satu area yang mendapatkan perubahan lebih besar.
Apple kini menempatkan opsi seperti Edit Pins dan Edit Categories di dalam menu overflow.
Dengan begitu, pengaturan struktur Library tidak harus selalu memenuhi tampilan utama.
Pendekatan ini membuat halaman Library terasa lebih fokus pada konten musik yang ingin diakses pengguna.
Kalau kamu ingin melihat bagaimana Apple membawa Liquid Glass ke berbagai bagian sistem terbaru, pembahasan mengenai fitur baru iOS 27 juga bisa menjadi konteks yang menarik.
Halaman Artis Kini Terlihat Lebih Hidup
Perubahan yang cukup menarik juga terlihat ketika membuka halaman artis.
Background halaman kini dapat mengikuti tema dari cover album atau artwork yang digunakan. Dengan cara ini, halaman artis tidak terasa seperti tampilan putih atau hitam yang statis.
Warna dari artwork menjadi bagian dari pengalaman visual halaman tersebut.
Tombol Play juga dibuat lebih menonjol, sementara informasi mengenai artis tidak lagi ditempatkan terlalu jauh di bagian bawah.
Apple juga memindahkan tombol Share ke pojok kanan atas sehingga lebih mudah ditemukan.
Settings Mendapat Tampilan yang Lebih Modern
Halaman Settings juga tidak luput dari perubahan.
Apple melakukan pengelompokan ulang pada beberapa opsi sehingga tampilannya terasa lebih modern dan terstruktur.
Perubahan seperti ini memang tidak akan mengubah cara kamu mendengarkan musik. Namun, ketika sebuah aplikasi digunakan setiap hari, struktur menu yang lebih rapi bisa membuat pengalaman penggunaan terasa lebih nyaman.
Now Playing Belum Mendapat Perubahan Besar
Menariknya, tidak semua bagian Apple Music mendapatkan perubahan besar.
Tampilan Now Playing relatif tidak banyak berubah pada versi Android 7.0 ini.
Jadi, Apple tampaknya lebih memprioritaskan navigasi dan halaman-halaman utama terlebih dahulu dibandingkan melakukan perubahan menyeluruh terhadap setiap bagian aplikasi.
Apple Music Android Kini Mendukung Tampilan Edge-to-Edge
Apple Music 7.0 juga mendapatkan tampilan edge-to-edge.
Artinya, konten aplikasi dapat diperluas hingga area di sekitar status bar dan navigation bar sistem.
Perubahan ini menjadi semakin penting ketika digabungkan dengan desain Liquid Glass. Elemen transparan dan floating akan terasa kurang maksimal jika aplikasi masih menggunakan batas-batas tampilan yang terlalu kaku.
Dengan edge-to-edge, Apple Music bisa memanfaatkan area layar secara lebih penuh.
Kenapa Apple Music Android Menggunakan Versi 7.0?
Ada detail kecil yang cukup menarik dari pembaruan ini.
Apple Music untuk Android sebelumnya menggunakan sistem penomoran versi yang berbeda. Namun, pada rilis terbaru Apple mulai menyelaraskan penomoran tersebut dengan versi iOS.
Karena itu, Apple Music Android 7.0 dibuat sejalan dengan generasi software Apple saat ini.
Hal tersebut juga memperlihatkan bahwa Apple tidak hanya membawa fitur tertentu dari ekosistem iPhone ke Android, tetapi mulai menyelaraskan identitas aplikasi secara lebih luas.
Masih Beta, Jadi Belum Final
Perlu dicatat, Apple Music 7.0 masih berada dalam tahap beta.
Artinya, desain dan beberapa detail yang terlihat sekarang masih dapat berubah sebelum versi final dirilis untuk seluruh pengguna Android.
Apple biasanya menggunakan periode beta untuk menguji stabilitas sekaligus mengumpulkan feedback sebelum membawa perubahan tersebut ke versi publik.
Jadi, kalau kamu belum mendapatkan tampilan baru ini, bukan berarti perangkat atau aplikasi kamu bermasalah. Bisa saja rollout versi tersebut memang belum tersedia untuk akunmu.
Apple Music Android Makin Dekat dengan Pengalaman iPhone
Kalau dilihat secara keseluruhan, Apple Music 7.0 bukan sekadar pembaruan kosmetik.
Apple mulai membawa pola desain yang lebih konsisten dengan ekosistemnya ke Android. Navigation bar floating, mini-player terpisah, halaman artis yang lebih visual, hingga edge-to-edge membuat aplikasi terasa lebih modern.
Di sisi lain, Apple tetap menyesuaikan implementasinya dengan Android. Salah satu contohnya adalah mini-player yang tetap berada di tempatnya ketika pengguna scrolling.
Jadi, Apple tidak benar-benar menyalin pengalaman iPhone secara mentah.
Kalau kamu penasaran dengan perkembangan Liquid Glass di aplikasi lain, perubahan Liquid Glass pada WhatsApp di iPhone juga menunjukkan bagaimana bahasa desain Apple mulai memengaruhi aplikasi pihak ketiga.
Kesimpulan
Apple Music Android 7.0 beta membawa perubahan visual yang cukup signifikan melalui pendekatan Liquid Glass.
Navigation bar kini terlihat floating dan transparan, mini-player dibuat terpisah, top bar dirapikan, Library mendapatkan pengaturan baru, halaman artis menjadi lebih visual, Settings diperbarui, dan aplikasi kini menggunakan tampilan edge-to-edge.
Meski demikian, pembaruan ini masih dalam tahap beta sehingga beberapa detail masih dapat berubah sebelum versi final tersedia.
Yang jelas, Apple Music di Android kini semakin menunjukkan identitas visual yang dekat dengan platform Apple. Bagi pengguna Android yang memakai Apple Music, perubahan ini membuat aplikasi terasa jauh lebih segar tanpa mengubah fungsi utama yang sudah biasa digunakan.

Posting Komentar untuk "Apple Music Android 7.0 Dapat Desain Liquid Glass, Tampil Makin Mirip iPhone"