Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

WhatsApp Makin Kinclong, Video Player Kini Ikut Pakai Desain Liquid Glass

WhatsApp video player dengan desain Liquid Glass di iPhone

WhatsApp belum selesai mempercantik tampilannya di iPhone. Setelah membawa desain Liquid Glass ke berbagai bagian antarmuka, kini giliran video player WhatsApp yang mendapatkan sentuhan visual baru.

Pembaruan ini mungkin terlihat sederhana karena tidak mengubah fungsi utama pemutar video. Namun, detail seperti progress bar dan area kontrol kini dibuat lebih menyatu dengan bahasa desain Liquid Glass yang sudah digunakan di bagian lain aplikasi.

Kalau kamu menggunakan WhatsApp di iPhone dan sudah mendapatkan desain baru ini, pengalaman menonton video bakal terasa sedikit berbeda—lebih modern, lebih ringan, dan lebih konsisten dengan tampilan iOS.

Video Player WhatsApp Kini Terlihat Lebih Transparan

Perubahan paling mudah terlihat ada pada progress bar video. Elemen yang sebelumnya tampil dengan gaya lebih konvensional kini mendapatkan material transparan dengan sudut yang lebih membulat.

Progress bar tersebut tampil seperti elemen yang mengambang di atas video. Efeknya mengikuti pendekatan Liquid Glass, sehingga bagian antarmuka terasa seperti lapisan kaca yang berada di atas konten.

Untuk pengguna, fungsi dasarnya tetap sama. Kamu masih bisa melihat posisi video dan berpindah ke bagian tertentu seperti biasa. Bedanya, tampilannya sekarang terasa jauh lebih selaras dengan desain WhatsApp terbaru.

Kontrol Video di Bagian Bawah Juga Diperbarui

Bukan hanya bagian atas video yang berubah. Control bar di bagian bawah video juga mendapatkan penyegaran agar tidak terlihat seperti elemen lama yang berdiri sendiri.

WhatsApp membuat elemen kontrol tersebut mengikuti bahasa visual Liquid Glass. Dengan begitu, ketika tombol-tombol pemutar video muncul, keseluruhan tampilan terasa lebih menyatu.

Perubahan seperti ini memang tidak mengubah cara kamu menonton video. Justru itu yang membuatnya menarik. WhatsApp sedang melakukan penyempurnaan visual tanpa memaksa pengguna mempelajari ulang fungsi yang sudah mereka kenal.

Light Mode dan Dark Mode Ikut Menyesuaikan

Liquid Glass bukan sekadar membuat semua elemen menjadi putih transparan. Material tersebut menyesuaikan dengan kondisi tampilan yang digunakan.

Pada Light Mode, elemen video player menggunakan tampilan yang lebih terang dengan nuansa kaca. Sementara pada Dark Mode, tampilannya berubah menjadi lebih gelap agar tetap menyatu dengan lingkungan antarmuka.

Pendekatan ini membuat desain baru tidak terasa seperti tempelan. Video tetap menjadi fokus utama, sedangkan kontrol berada di lapisan visual yang lebih ringan.

WhatsApp Pelan-Pelan Merapikan Semua Bagian Aplikasi

Kalau hanya melihat perubahan pada video player, update ini mungkin terlihat kecil. Tetapi kalau melihat perkembangannya sejak beberapa bulan terakhir, arahnya cukup jelas.

WhatsApp sedang membawa Liquid Glass ke semakin banyak bagian aplikasinya. Desain tersebut sebelumnya sudah muncul pada navigation bar, elemen chat, reaction tray, context menu, hingga bagian lain dari pengalaman WhatsApp di iPhone.

Dalam pembaruan sebelumnya, WhatsApp juga mulai membawa Liquid Glass ke menu pesan dan reaction tray. Kini video player menjadi salah satu bagian yang ikut mengejar tampilan tersebut.

Artinya, Meta tampaknya tidak ingin Liquid Glass hanya menjadi perubahan kosmetik pada halaman utama. Mereka sedang mencoba membuat bahasa desain tersebut lebih konsisten di seluruh pengalaman menggunakan WhatsApp.

Kenapa Perubahan Kecil Ini Tetap Menarik?

Video merupakan salah satu jenis konten yang cukup sering dibagikan melalui WhatsApp. Karena itu, pemutar video bukan bagian yang benar-benar jarang disentuh.

Ketika elemen yang digunakan berulang kali mendapatkan desain baru, perubahan kecil tersebut lama-lama bisa terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Terlebih lagi, pengguna iPhone sudah melihat Liquid Glass di berbagai bagian sistem operasi. WhatsApp yang mengikuti bahasa desain tersebut membuat aplikasi terasa lebih menyatu dengan perangkat.

Namun, jangan berharap ada fitur pemutaran video baru dari pembaruan ini. Fokusnya memang pada tampilan dan konsistensi antarmuka, bukan perubahan besar pada kemampuan video player.

Belum Semua Pengguna WhatsApp Mendapatkannya

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan fitur. Seperti banyak perubahan antarmuka WhatsApp lainnya, desain Liquid Glass pada video player tidak langsung tersedia untuk semua pengguna.

Menurut laporan WABetaInfo, fitur ini mulai digulirkan kepada sebagian penguji WhatsApp beta untuk iOS melalui TestFlight. 9to5Mac juga mencatat bahwa rollout Liquid Glass WhatsApp memang berlangsung secara bertahap dan sebagian pengguna masih belum mendapatkan seluruh elemen desain baru tersebut.

Jadi, kalau video player WhatsApp kamu masih terlihat seperti sebelumnya, tidak perlu menganggap aplikasinya bermasalah. Bisa saja akunmu memang belum mendapatkan rollout.

Liquid Glass WhatsApp Makin Mendekati Tampilan iOS

Perubahan pada video player menunjukkan bahwa perjalanan WhatsApp menuju desain Liquid Glass masih berlanjut.

Meta tampaknya memilih pendekatan bertahap: satu bagian diperbarui, kemudian bagian lain menyusul setelah desainnya siap. Hasil akhirnya diharapkan membuat WhatsApp memiliki tampilan yang lebih konsisten di berbagai area aplikasi.

Dan kalau melihat perkembangan sebelumnya, video player kemungkinan bukan menjadi perubahan visual terakhir yang kita lihat.

Untuk sekarang, pembaruan ini memang lebih cocok disebut sebagai penyempurnaan tampilan daripada fitur besar. Tetapi justru detail-detail seperti inilah yang perlahan membuat WhatsApp di iPhone terasa semakin modern.

Kalau kamu sudah mendapatkan Liquid Glass pada video player WhatsApp, perubahan ini menurutmu bikin tampilannya lebih enak dilihat atau justru terlalu transparan?

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "WhatsApp Makin Kinclong, Video Player Kini Ikut Pakai Desain Liquid Glass"