Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Xiaomi Rilis Power Bank Magnetik 10.000mAh dengan Pengisian 45W dan Fitur Keamanan Baru

Xiaomi UltraThin magnetic power bank 10000mAh with 45W fast charging

Xiaomi kembali menghadirkan aksesori pengisian daya yang menarik perhatian. Kali ini, perusahaan tersebut merilis Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W di China setelah melewati kampanye crowdfunding.

Produk ini menggabungkan kapasitas baterai 10.000mAh, pengisian kabel hingga 45W, serta pengisian nirkabel magnetik hingga 20W. Xiaomi juga membawa peningkatan perlindungan baterai yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko insiden akibat kegagalan baterai.

Bagi pengguna yang sering bepergian atau mengandalkan ponsel sepanjang hari, kombinasi kapasitas besar dan desain relatif tipis ini tentu menarik untuk diperhatikan.

Desain Tipis dengan Baterai 10.000mAh

Xiaomi membekali power bank ini dengan bodi setebal sekitar 13,2 mm dan bobot sekitar 195 gram. Untuk perangkat magnetik berkapasitas 10.000mAh, dimensi tersebut menawarkan kompromi antara portabilitas dan daya cadangan.

Model ini merupakan penerus versi UltraThin 5.000mAh yang lebih tipis, dengan ketebalan sekitar 6 mm. Penambahan kapasitas membuat versi terbaru lebih tebal, tetapi pengguna mendapatkan energi cadangan lebih besar untuk menunjang aktivitas harian.

Desainnya tersedia dalam pilihan warna silver dan dark gun-metal. Tampilan minimalis ini cocok bagi pengguna yang menginginkan aksesori pengisian daya praktis tanpa bentuk terlalu besar.

Pengisian Kabel 45W dan Nirkabel 20W

Salah satu keunggulan utama power bank terbaru Xiaomi adalah dukungan pengisian kabel hingga 45W melalui USB-C. Sementara itu, pengisian ulang power bank dapat mencapai 30W menggunakan adaptor yang kompatibel.

Output 45W berpotensi berguna untuk berbagai smartphone dan perangkat USB-C yang mendukung daya tersebut. Bahkan, sejumlah laptop tipis yang kompatibel dengan pengisian USB-C dapat memanfaatkan output ini. Namun, kecepatan sebenarnya bergantung pada kebutuhan daya dan protokol pengisian masing-masing perangkat.

Untuk pengisian nirkabel magnetik, daya maksimalnya mencapai 20W pada perangkat yang kompatibel. Angka tersebut bukan kecepatan universal untuk semua smartphone. Sejumlah iPhone yang disebutkan dalam laporan, misalnya, dibatasi hingga 7,5W untuk pengisian nirkabel.

Power bank ini juga mendukung protokol USB Power Delivery 3.0, Quick Charge, dan PPS. Dukungan tersebut memperluas kompatibilitasnya, tetapi pengguna tetap perlu memastikan perangkat dan kabel yang digunakan mendukung mode pengisian yang sesuai.

Perlindungan Baterai yang Lebih Diperhatikan

Kapasitas besar dan pengisian cepat membuat aspek keamanan menjadi bagian penting dari sebuah power bank. Xiaomi menyatakan bahwa model ini membawa perlindungan yang ditingkatkan untuk membantu mengurangi risiko kebakaran dan ledakan akibat masalah baterai.

Menurut laporan peluncurannya, perangkat ini memenuhi standar keselamatan power bank terbaru di China. Standar tersebut melibatkan pengujian ketat untuk mengevaluasi risiko kegagalan baterai, termasuk kondisi yang berkaitan dengan panas dan kerusakan fisik.

Meski demikian, sistem perlindungan bukan berarti risiko baterai lithium sepenuhnya hilang. Pengguna tetap perlu menghindari panas berlebihan, memakai aksesori pengisian yang sesuai, serta menghentikan penggunaan jika perangkat menunjukkan pembengkakan, kerusakan, atau panas yang tidak normal.

Fitur lainnya adalah kemampuan memeriksa informasi kondisi baterai melalui koneksi USB-C ke komputer. Informasi ini dapat membantu pengguna memahami kondisi perangkat dengan lebih baik daripada hanya mengandalkan indikator kapasitas yang tersisa.

Harga dan Ketersediaan

Xiaomi Jinshajiang Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W dipasarkan di China dengan harga 399 yuan setelah kampanye crowdfunding. Nilai tersebut setara dengan sekitar US$60 berdasarkan laporan peluncurannya.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran global untuk model 10.000mAh ini. Karena itu, harga resmi di Indonesia dan ketersediaannya di pasar lokal masih belum dapat dipastikan.

Apakah Power Bank Xiaomi Ini Layak Ditunggu?

Power bank ini menarik bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas cukup besar tanpa harus membawa perangkat yang terlalu tebal. Pengisian kabel 45W, pengisian magnetik nirkabel, dan fitur pemantauan kondisi baterai menjadi kombinasi yang layak dipertimbangkan.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ketebalannya lebih besar daripada model 5.000mAh, kecepatan pengisian nirkabel bergantung pada kompatibilitas ponsel, dan perangkat ini hanya menyediakan satu port USB-C. Pengguna yang sering mengisi beberapa perangkat melalui kabel perlu mempertimbangkan kebutuhan konektivitasnya.

Jika kamu juga sedang membandingkan kemampuan pengisian cepat pada perangkat Xiaomi, baca pembahasan Redmi 17 dengan baterai 7.500mAh dan pengisian 45W. Artikel tersebut bisa menjadi referensi tambahan untuk memahami manfaat kapasitas baterai besar dan teknologi pengisian cepat dalam penggunaan sehari-hari.

Pada akhirnya, Xiaomi Ultra-thin Magnetic Power Bank 10000mAh 45W menawarkan kombinasi kapasitas, portabilitas, dan kecepatan pengisian yang menjanjikan. Namun, keputusan membeli sebaiknya menunggu informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di Indonesia agar perbandingannya lebih realistis.

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "Xiaomi Rilis Power Bank Magnetik 10.000mAh dengan Pengisian 45W dan Fitur Keamanan Baru"