Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada Penipuan Baru: Modus “Migrasi NIB Lama ke NIB Digital” Padahal Mau Sadap HP!

Belakangan ini mulai muncul modus penipuan baru yang cukup rapi, terutama menyasar para pelaku usaha yang punya NIB (Nomor Induk Berusaha). Modusnya terlihat meyakinkan, bahasanya sopan, mengaku dari instansi resmi, bahkan membawa nama Pajak Pratama. Tapi ternyata… ini cuma kedok untuk menyebarkan aplikasi sadap!

Cerita ini awalnya dibagikan oleh seorang pengguna Instagram, @kasfulkurniawan, dan menurut saya penting banget untuk diangkat supaya makin banyak orang yang waspada.

Modusnya: Mengaku Mau “Migrasi NIB Lama ke NIB Digital”

Pelaku akan menghubungi korban dan bilang kalau:

“NIB lama Bapak/Ibu harus dimigrasikan ke NIB digital. Nanti kami kirim aplikasinya ya.”

Padahal faktanya:

  • NIB itu SUDAH digital sejak awal.
  • Semua NIB resmi terdaftar di situs OSS: oss.go.id
  • Nggak ada proses migrasi NIB lewat APK, link, atau aplikasi pihak ketiga.

Artinya: itu cuma akal-akalan biar korban mau install APK ilegal yang bisa menyadap HP.

Bayangin kalau itu sampai terinstal… akses WA, SMS, galeri, bahkan mobile banking bisa dibobol.

Mengaku dari Pajak Pratama, Padahal NIB Bukan Kewenangan Pajak

Korban awalnya curiga karena pelaku mengaku dari Kantor Pajak Pratama.

Padahal:

  • NIB itu diurus melalui OSS (Online Single Submission)
  • Bukan melalui kantor pajak

Dari sini aja sudah ketahuan anehnya.

Ketika korban minta “kalau resmi, saya datang aja ke kantor”, pelaku langsung menolak dan memaksa harus lewat aplikasi.

Fix ini merah sekali benderanya.

Kenapa Data Mereka Bisa Lengkap?

Salah satu komentar menarik dari user lain:

“Dukcapil… KPP… nipu dengan segala cara. Data kita lengkap semua di sana, data PT, legalitas, dll lengkap.”

Ini menunjukkan bahwa pelaku seolah-olah tahu detail usaha kita:

  • Nama PT
  • Alamat
  • NIB
  • NPWP
  • Data legalitas lainnya

Membuat korban jadi merasa “wah ini resmi nih”.

Namun balik lagi: data lengkap belum tentu berarti resmi.

Dalam dunia digital sekarang, kebocoran data bisa terjadi dari mana saja. Bahkan ada kemungkinan data dibeli oleh oknum tertentu.

Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Menghindari Modus Ini?

1. Jangan pernah instal APK dari orang yang tidak jelas

APK adalah jalur termudah untuk sadap HP. Hindari 100%.

2. Ingat: NIB hanya dikelola oleh OSS

Kalau ada yang mengaku dari Pajak, KPP, Kelurahan, atau instansi lain langsung abaikan.

3. Validasi langsung lewat situs resmi

Cek NIB Anda di: https://oss.go.id

4. Jangan pernah kirim foto KTP, NPWP, Akta, atau dokumen legalitas via WA

Semua itu data sensitif.

5. Kalau ragu, datang langsung ke kantor resmi

Instansi resmi tidak pernah memaksa pengguna untuk instal aplikasi dari chat.

Akhir Kata: Jangan Jadi Korban Modus Baru Ini

Zaman makin canggih, penipuan juga makin kreatif. Mereka memanfaatkan ketidaktahuan kita soal proses administratif resmi.

Yang penting:

Pegang prinsip sederhana:

Kalau ada yang ngaku-ngaku instansi pemerintah tapi minta instal APK itu PENIPU.

Tetap waspada!

Share artikel ini ke keluarga, teman UMKM, dan grup WA kantor biar makin banyak yang tahu.

Majid Abana Segaf
Majid Abana Segaf Penebar Cinta Dari Negeri Fana

Posting Komentar untuk "Waspada Penipuan Baru: Modus “Migrasi NIB Lama ke NIB Digital” Padahal Mau Sadap HP!"