Flip Sekarang Kok Jadi Begini? Fitur Pinjaman yang Mengganggu dan Bikin Risih
Jujur aja, banyak pengguna Flip pasti ngerasa hal yang sama: Flip sekarang nggak lagi sesimpel dan senyaman dulu.
Dulu, Flip dikenal sebagai aplikasi transfer beda bank gratis, minim ribet, tanpa gimmick aneh-aneh. Aplikasi yang “niat bantu”, bukan “niat ngejar”. Tapi belakangan ini, kesan itu mulai pudar.
Yang paling terasa? Fitur pinjaman.
Push Notification Pinjaman Terus, Ganggu Banget
Baru buka HP, ting!
Notifikasi Flip.
Bukan soal transfer.
Bukan soal promo yang relevan.
Tapi: “Ajukan pinjaman sampai Rp100 juta”, lengkap dengan kata-kata bombastis.
Sekali dua kali mungkin masih wajar. Tapi kalau:
- Hampir tiap hari
- Datang di jam nggak penting
- Nada promosinya mirip pinjol
…itu bukan membantu, tapi mengganggu dan bikin risih.
Popup di Aplikasi: Belum Apa-Apa, Ditawarin Pinjaman
Masuk aplikasi Flip dengan niat simpel: mau transfer.
Eh, belum sempat klik apa-apa, langsung disambut:
- Popup pinjaman
- Banner besar
- Ajakan “Ajukan Sekarang”
Rasanya kayak masuk minimarket, tapi baru buka pintu udah dicegat sales.
Padahal yang kita mau cuma satu: fitur utama Flip yang dulu.
Tampilan Home Sekarang Terasa “Maksa”
Kalau diperhatiin, tampilan beranda Flip sekarang juga berubah:
Tulisan “Ajukan Pinjaman” ditaruh mencolok.
Visualnya besar.
Posisinya strategis.
Secara UX, ini jelas disengaja. Tapi dari sisi pengguna lama, kesannya:
- Terlalu agresif
- Terlalu memaksa
- Terasa seperti aplikasi pinjol berkedok fintech “ramah”
Padahal nggak semua pengguna butuh pinjaman. Banyak yang cuma mau transfer aman dan tenang.
Flip Nggak Seperti Awal Mula Lagi
Ini yang paling disayangkan.
Flip dulu:
- Fokus pada satu masalah
- Solusinya jelas
- Nggak neko-neko
Flip sekarang:
- Terlalu banyak dorongan pinjaman
- Mirip aplikasi yang kejar konversi
- Kehilangan identitas awalnya
Bukannya inovasi itu buruk. Tapi kalau inovasi malah bikin pengguna nggak nyaman, itu tanda ada yang perlu dievaluasi.
Pengguna Butuh Kontrol, Bukan Dorongan Terus-Menerus
Kalau Flip tetap mau menghadirkan fitur pinjaman, sebenarnya sederhana:
- Jadikan opsional
- Kurangi notifikasi agresif
- Jangan ganggu flow utama pengguna
Biarkan pengguna yang mencari, bukan dipaksa melihat.
Karena kepercayaan pengguna itu dibangun dari rasa nyaman, bukan dari seberapa sering aplikasi teriak:
“Ajukan pinjaman sekarang!”
Harapan untuk Flip
Banyak pengguna masih bertahan karena:
- Nama besar Flip
- Reputasi masa lalu
- Harapan Flip bisa balik ke jati dirinya
Semoga Flip ingat, kekuatan mereka bukan di pinjaman, tapi di kesederhanaan dan kepercayaan.
Kalau terus seperti ini, bukan nggak mungkin pengguna lama perlahan pergi.
Bukan karena benci, tapi karena lelah dan risih.

Posting Komentar untuk "Flip Sekarang Kok Jadi Begini? Fitur Pinjaman yang Mengganggu dan Bikin Risih"